09 October 2019, 08:35 WIB

Perluasan Gage belum Capai Target


Ssr/Put/J-3 | Megapolitan

MI/ BARY FATHAHILAH
 MI/ BARY FATHAHILAH
Ilustrasi -- Penumpang menunggu bus TransJakarta di Halte TransJakarta Pasar Baru Timur, Jakarta, Selasa (10/9). 

SETELAH satu bulan kebijakan perluasan pembatasan kendaraan bermotor melalui sistem nomor pelat mobil ganjil-genap (gage) diterapkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI belum dapat mencapai target pengurangan volume kendaraan pada 25 ruas jalan.

Pengurangan volume lalu lintas di 25 ruas jalan yang diterapkan perluasan gage baru mencapai 29,58%. Padahal, Pemprov DKI menargetkan penurunan volume kendaraan sebesar 40%.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan hasil evaluasi penerapan kebijakan perluasan gage di 25 ruas jalan srategis sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Meski selama sebulan ini, target penurunan volume kendaraan belum tercapai.

Namun, pihaknya optimistis secara bertahap, target itu akan tercapai. Dengan melihat terjadinya peningkatan penurunan volume kendaraan bila dibandingkan saat pelaksanaan uji coba penerapan perluasan gage pada 25 ruas jalan tersebut. "Jadi selama sebulan kemarin, untuk volume lalu lintas, penurunannya mencapai 29,58%. Hampir 30%," kata Syafrin Liputo kepada wartawan, di Jakarta, kemarin.

Sementara itu, jumlah penumpang angkutan umum untuk Trans-Jakarta mengalami peningkatan 12%. Kecepatan kendaraan bertambah menjadi 28,5 kilometer (km) per jam dari awalnya saat uji coba mencapai 25 km/jam.

"Untuk kualitas udara, untuk PM 2.5 terjadi penurunan signifikan untuk yang di kawasan Kelapa Gading, rata-rata mencapai 22%," ujar Syafrin.

Dia mengakui, penurunan volume kendaraan belum mencapai target. Namun baginya, penurunan volume kendaraan bermotor telah mengalami peningkatan yang menggembirakan.

"Volume kendaraan kan awalnya 25%, sekarang setelah sebulan menjadi 29%. Untuk ukuran jumlah traffic, itu luar biasa," jelas Syafrin.

Karena itu, menurut dia, penerapan perluasan gage cukup berhasil mengurai kemacetan di Jakarta sehingga laju lalu lintas di jalan Ibu Kota semakin lancar. Terutama pada 25 ruas yang terkena penerapan perluasan gage. (Ssr/Put/J-3)

BERITA TERKAIT