09 October 2019, 02:40 WIB

SHAWN MENDES Sihir di Bawah Rintik Hujan


Fathurrazak fathur | Hiburan

MI/SUMARYANTO BRONTO
 MI/SUMARYANTO BRONTO
Penampilan penyanyi asal Kanada, Shawn Mendes saat membawakan lagu There

Konser perdana Shawn Mendes di Indonesia pada Selasa (8/10) malam, menyihir para penggemarnya yang telah menanti lama kedatangan musikus muda ini.

MESKI sempat dilanda hujan, konser The Shawn Mendes: The Tour Asia di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, tadi malam, tidak menyurutkan antusiasme para Shawn Mendes Army.

Dengan mengenakan kaus bernuansa pastel, penyanyi, penulis lagu, dan model asal Kanada itu memainkan gitar akustiknya sekitar pukul 20.25 WIB langsung di panggung. Lost in Japan jadi lagu pembukanya menyapa para penggemar yang sudah menunggu.

Teriakan yang tidak henti-henti, bergemuruh di dalam SICC. Para penonton pun menyalakan gelang LED yang mereka kenakan sembari mengiringi Mendes beraksi. Mendes langsung menggeber dengan nomor andalan lainnya, yang juga turut mengantarkan popularitasnya di dunia musik, There's Nothing Holding Me Back.

Persona Shawn Mendes seolah menyihir para fan di Jakarta dan Indonesia. Seketika, ia langsung menghangatkan tubuh para penonton yang terguyur hujan lokal. "Jakarta, ayo nyanyi bareng!" Sapa Mendes saat membawakan nomor ketiganya.

"Hai, bagaimana kabar kalian? Jakarta, saya sudah sangat lama ingin datang. Saya cuma mau bilang terima kasih banyak. Kalian juga merupakan bagian yang sangat hebat untuk show saya," ungkap Mendes.

The Shawn Mendes: The Tour merupakan tur dunia keempat musikus 21 tahun ini. Tur sudah dimulai sejak Maret dengan titik awal Amsterdam. Jakarta menjadi tujuan ke-82 dalam rangkaian turnya dan masuk ke kalender di Asia setelah sebelumnya ia menyambangi Bangkok, Thailand, dan Kuala Lumpur, Malaysia. Tur ini akan ditutup di Meksiko pada Desember 2019 mendatang.

Tur ini sekaligus dalam rangka mempromosikan album ketiganya, bertajuk Shawn Mendes yang rilis pada 25 Mei tahun lalu. Ia juga terlibat sebagai produser dalam album terbarunya ini. Proses rekaman album ini membutuhkan antara tiga hingga empat bulan berlokasi di Malibu, California. Port Antonio di Jamaika juga menjadi tempat untuk sesi rekaman album kekasih Camila Cabello itu.

Nominasi Grammy

Pemilik nama Shawn Peter Raul Mendes itu juga dinominasikan pada gelaran Grammy Awards tahun ini untuk single-nya In My Blood, yang masuk dalam kategori Song of the Year dan dirinya yang dinominasikan Best Pop Vocal Album. Namun, keduanya gagal ia bawa pulang.

Karya duetnya bersama sang kekasih Camila Cabello dalam Senorita, berhasil memenangi penghargaan di MTV Video Music Award (VMA) 2019 untuk kategori sinematografi terbaik, termasuk menggondol kategori kolaborasi terbaik.

Sejak kemunculan Mendes di industri musik, ia memang kerap mencuri perhatian. Awalnya, ia terkenal bukan sebagai penyanyi, tapi sebagai penggiat aplikasi Vine.

Pada 2013, unggahan Shawn menyanyikan lagu As Long as You Love Me milik Justin Bieber menjadi viral di aplikasi Vine dan mendapat 10 ribu likes. Dalam sebulan ia berhasil mendapatkan jutaan viewers dan followers. Terhitung pada Agustus 2014 Shawn menjadi musisi ketiga yang paling banyak diikuti di Vine. (H-2)

 

BERITA TERKAIT