08 October 2019, 13:51 WIB

Kemendag Beri Bantuan Bahan Pokok Kepada Korban Gempa Maluku


Hamdi Jempot | Nusantara

Mi/Hamdi Jempot
 Mi/Hamdi Jempot
Kemendag memberikan bantuan bahan pokok pangan kepada korban gempa Maluku, Selasa (8/10).

KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) memberikan bantuan kepada korban bencana gempa bumi di Maluku, Selasa (8/10). Penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Suhanto di Posko Satgas Penanggulangan Gempa Maluku, Aula Korem 151 Binaya, Ambon, Maluku. Bantuan tersebut diterima Kepala BPBD Maluku, Farida Salampessy.

"Pemberian bantuan ini merupakan perintah langsung Menteri Perdagangan untuk segera menyampaikan bantuan barang kebutuhan pokok kepada para pengungsi yang terdampak bencana. Sekaligus meninjau kondisi pasar rakyat. Baik fisiknya maupun aktivitas perdagangannya. Hal tersebut guna memastikan ketersediaan stok dan menghindari lonjakan harga bahan pokok pasca bencana yang terjadi," ujar Suhanto, Selasa (8/10).

Bantuan yang diberikan berupa 6 ton beras premium, 2 ton gula pasir, dan 1.000 karton mi instan. Nantinya, bantuan tersebut akan disalurkan ke beberapa titik lokasi korban bencana gempa. Yaitu ke Kota Ambon, Kabupaten Seram Bagian Barat, dan Kabupaten Maluku Tengah.

"Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Masyarakat juga tidak perlu khawatir, karena pemerintah akan selalu hadir dan mengantisipasi dampak bencana alam yang terjadi di berbagai daerah," imbuh Suhanto.

Usai penyerahan bantuan, tim Kemendag juga melakukan kunjungan ke Pasar Tulehu Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah dan Pasar Passo Kota Ambon yang terdampak bencana gempa. Meskipun kondisi pasar mengalami kerusakan, secara umum aktivitas jual beli di lokasi-lokasi bencana sudah dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Harga bahan pokok  di Kota Ambon  terpantau aman dan terkendali. Bahkan, harga bahan pokok di Pasar Mardika, Pasar Batu Merah, serta Pasar Gotong Royong relatif stabil dan cenderung turun. Berdasarkan hasil pantauan, harga beras medium Rp11.000/kg, beras premium Rp13.000/kg, minyak goreng kemasan sederhana Rp11.000/liter, gula pasir Rp12.500/kg, cabai merah keriting Rp40.000/kg, cabe merah besar Rp 40.000-45.000/kg, bawang merah Rp23.000—Rp25.000/kg, telur ayam ras Rp 24.000-25.600/kg, daging ayam ras Rp33.000/kg, dan daging sapi Rp100.000/kg.

baca juga: Dana Hibah Pilkada 2020 Kabupaten Cianjur Dipangkas Rp11 Miliar

Suhanto menambahkan, sejak dua hari pasca gempa, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku serta dinas-dinas perdagangan di kabupaten/kota telah kembali beraktivitas dan turut menjaga pasokan bapok melalui koordinasi dengan asosiasi distributor.

"Selain itu, hingga saat ini tidak ada pembatalan atau penangguhan distribusi bapok melalui jalur laut," pungkasnya. (OL-3)

BERITA TERKAIT