08 October 2019, 12:00 WIB

KPK Periksa Mantan Bupati Bogor


M Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum

MI/Dede Susianti
 MI/Dede Susianti
Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin hari ini, Selasa (8/10). Pemeriksaan tersebut atas kasus pemotongan uang dan gratifikasi selama menjabat.

"Rachmat Yasin akan diperiksa dengan status tersangka terkait tindak pidana korupsi pemotongan uang dan gratifikasi selama menjabat Bupati Bogor," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (8/10).

Selain tersangka, penyidik KPK turut memanggil dua saksi lainnya, yaitu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Camalia Wilayat Sumaryana dan Bendahara Pengeluaran Pembantu di RSUD Cibinong Leida Marhareta Kandou.

Baca juga: Dua Tersangka Proyek SPAM Mangkir dari Panggilan KPK

"Camalia dan Leida akan diperiksa sama seperti dengan tersangka," ujar Febri.

Pada kasus ini, Rachmat diduga memotong anggaran SKPD senilai Rp8.931.326.223 untuk keperluannya termasuk untuk kampanye pada Pilkada 2013 dan Pileg 2014 lalu.

Selain itu, Rachmat juga menerima gratifikasi berupa tanah seluas 20 hektare di Jonggol, Kabupaten Bogor dan Mobil Toyota Vellfire senilai Rp825 juta.

Tindak pidana tersebut berhubungan dengan jabatan tersangka sebagai Bupati dan diduga menyalahgunakan jabatan dan wewenangnya. (OL-2)

BERITA TERKAIT