08 October 2019, 05:25 WIB

Lagu Pelaku Pedofilia Coreng Kesuksesan Joker


Irana Shalindra | Weekend

Warner Bros Entertainment Inc
 Warner Bros Entertainment Inc
Salah satu adegan dalam film Joker (2019).

Dimasukkannya lagu milik terpidana kejahatan pedofilia, Gary Glitter, di film Joker telah memicu gelombang kritik dari pecinta film.

Joker, film yang mengangkat asal muasal musuh legendaris Batman itu telah menumbangkan rekor box office selama akhir pekan, dengan menghimpun pemasukan lebih dari US$96 juta untuk AS saja. Itu menandai debut tertinggi untuk sebuah film yang dirilis pada bulan Oktober dalam sejarah sinematik AS.

Joker juga mengumpulkan US$151 juta secara internasional, sehingga total penjualan tiket film menjadi $247 juta, Warner Bros mengungkapkan hal tersebut pada Senin (7/10).

Namun, kesuksesan akhir pekan perdana film tersebut tercoreng kontroversi karena menampilkan lagu hit Glitter tahun 1972, "Rock and Roll Part 2", dalam adegan yang panjang.

Dalam film, lagu itu diputar selama kurang lebih dua menit pada adegan Arthur Fleck (Joaquin Phoenix) yang telah menjelma Joker, menari-nari menuruni tangga panjang di luar apartemennya di Gotham City.

Adapun sosok Glitter, yang bernama asli Paul Gadd, dilaporkan diperkirakan akan menerima pendapatan cukup besar atas kontribusi lagunya dalam film Joker, sejalan dengan penjualan tiket bioskop, Penjualan DVD dan penjualan album soundtrack film.

Pria berusia 75 tahun itu divonis penjara selama total 16 tahun pada tahun 2015 karena percobaan perkosaan, empat tuduhan penyerangan tidak senonoh dan satu tuduhan berhubungan seks dengan seorang gadis di bawah 13. Keenam pelanggaran tersebut dilakukan pada tahun 1970-an dan 1980-an. Dia pertama kali dipenjara pada 1999 ketika mengaku memiliki gambar pelecehan anak. (CNBC/M-2)

BERITA TERKAIT