07 October 2019, 16:30 WIB

5 Pemain Pilar Madura United Dipanggil Timnas


Mohammad Ghazi | Sepak Bola

ANTARA FOTO/Saiful Bahri
 ANTARA FOTO/Saiful Bahri
Pesepak bola Madura United (MU) Beto Goncalves (kanan) memungut bola usai mencetak gol ke gawang Barito Putra

SEBANYAK lima pilar utama pemain Madura United kembali dipanggil Timnas Indonesia. Empat orang akan memperkuat Timnas senior untuk persiapan kualifikasi Piala Dunia 2022 di Uni Emirat Arab (UEA) serta satu orang lainnya bergabung dengan Timnas Indonesia U-23 di Tiongkok untuk ajang SEA Games 2019.

Empat orang yang berangkat ke UEA antara lain Alberto Goncalves, Andik Vermansyah, Zulfandi dan penjaga gawang Mohammad Ridho. Sedangkan yang ke Tiongkok adalah Syahrian Abimanyu.

Beto, panggilan Alberto Goncalves, bertolak ke UEA pascabertanding melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Sabtu (5/10), menyusul Andik Vermansyah dan kawan-kawan yang telah berangkat lebih dahulu.

"Alberto Goncalves sudah berangkat ke UEA guna bergabung dengan pemain Timnas Indonesia yang berangkat lebih awal," tulis laman resmi Madura United, Senin (7/10).

Baca juga: Madura United Cari Kandang Baru Jelang Liga 1

Keberangkatan para pemain pilar itu, diyakini tidak akan berpengaruh pada kekuatan Madura United. Apalagi, jeda waktu yang dimiliki klub yang kini berada di posisi kedua papan klasemen itu masih cukup panjang. Madura United baru akan kembali bertanding pada Minggu (20/10) melawan Semen Padang.

"Kami yakin tidak berpengaruh pada tim. Karena kami masih punya cukup waktu untuk menata strategi sebelum kembali bertanding," kata pelatih, Rasiman.

Madura United saat ini berada di posisi kedua papan klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 38 poin yang sebelumnya ditempati PS Tira Persikabo yang kini memiliki 36 poin atau tertinggal 2 poin. Selisih poin Madura United dengan Bali United yang berada di puncak papan klasemen adalah 10 poin.

Namun, jumlah laga yang dilakoni, memungkinkan Bali United mempertajam jarak perolehan poin, karena Bali United baru melakoni 20 laga, sementara Madura United sudah menjalani 22 pertandingan.

Meski demikian, komunitas suporter Madura, tetap berharap Laskar Sape Kerab berupaya maksimal mencapai posisi puncak klasemen. Setidaknya mempertahankan posisi agar tidak turun peringkat.

"Tidak ada yang mustahil dalam pertandingan sepak bola. Berupayalah maksimal. Jika tidak bisa juara, jangan sampai turun peringkat," kata anggota Pecot Mania, salah satu komunitas suporter Madura United, Aziz Prayitno.(OL-5)

BERITA TERKAIT