07 October 2019, 15:50 WIB

Pengamat: Cadev Akan Meningkat di Akhir Tahun


Ihfa Firdausya | Ekonomi

MI/USMAN ISKANDAR
 MI/USMAN ISKANDAR
Devisa

DIREKTUR Riset Core Indonesia Piter Abdullah memperkirakan posisi cadangan devisa Indonesia akan kembali meningkat di akhir tahun 2019. Hal ini menanggapi rilis Bank Indonesia (BI) yang mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2019 turun menjadi US$124,3 miliar, setelah pada akhir Agustus lalu tercatat sebesar US$126,4 miliar.

"Dengan asumsi tekanan pelemahan terhadap rupiah tidak akan cukup besar sampai dengan akhir tahun, di sisi lain pemerintah mengambil kebijakan front loading utang luar negeri untuk APBN 2020, saya memperkirakan posisi cadangan devisa pada akhir tahun akan kembali meningkat meskipun peningkatannya tidak akan terlalu besar," ujarnya kepada Media Indonesia, Senin (7/10).

Menurutnya, penerimaan cadangan devisa pada bulan September relatif terbatas karena tidak adanya pencairan utang luar negeri pemerintah.

"Sementara di sisi lain, pengeluaran pemerintah dan BI yang menggunakan cadangan devisa meningkat, terutama untuk pembayaran pokok dan bunga utang luar negeri pemerintah serta untuk keperluan intervensi stabilisasi nilai tukar," imbuhnya.

Namun, ia menuturkan, posisi cadangan devisa Indonesia saat ini masih pada taraf yang aman. "Posisi cadangan devisa saat ini masih sangat aman dan tidak perlu dikhawatirkan," pungkasnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT