07 October 2019, 10:51 WIB

Cadangan Devisa Indonesia Akhir September US$124,3 M


Atalya Puspa | Ekonomi

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
 ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Petugas menata tumpukan uang rupiah dan dolar Amerika di Cash Center Bank Mandiri, Jakarta, Rabu (7/3).

BANK Indonesia mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2019 berada di angka US$124,3 miliar. BI menyebut angka tersebut cukup tinggi meskipun lebih rendah dibandingkan dengan posisi akhir Agustus 2019 yang sebesar US$126,4 miliar.

"Penurunan cadangan devisa pada September 2019 tersebut terutama dipengaruhi oleh kebutuhan pembayaran utang luar negeri Pemerintah dan berkurangnya penempatan valas perbankan di Bank Indonesia," kata Direktur Departemen Komunikasi BI Junanto Herdiawan dalam keterangan resmi, Senin (7/10).

Junanto menambahkan posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 7,2 bulan impor atau 7,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Baca juga: Juli 2019, Cadangan Devisa Indonesia Naik ke Posisi US$125,9 M

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

"Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai dengan didukung stabilitas dan prospek ekonomi yang tetap baik," tutup Junanto.(OL-5)

BERITA TERKAIT