06 October 2019, 09:10 WIB

Menggebrak Synchronize dengan Campursari


Fathurrozak | Weekend

MI/SUMARYANTO
 MI/SUMARYANTO
 Didi Kempot 

TENGAH malam, keriuhan di Synchronize Festival 2019, Jakarta, pada Jumat (4/10) kian terasa. Tampil di dynamic stage sekitar pukul 23.45 WIB, pelantun lagu campursari Didi Kempot menjadi salah satu penampilan yang paling ditunggu di festival itu.

Ketika Lord of Broken Heart itu naik panggung, ribuan penonton pun bertepuk gemuruh. Panggung seketika disesaki Sobat Ambyar, sapaan fan Didi Kempot.

Mengawali penampilan, Didi Kempot menyapa penonton. Ia pun membawakan lagu Stasiun Balapan sebagai pembuka.

“Belum ngantuk? Kita lagu lama saya dulu. Mohon maaf kalau enggak tahu liriknya. Yang tahu boleh ikut nyanyi,” kata Didi Kempot langsung diawali intro lagu Stasiun Balapan.

Penonton yang sudah menanti-nanti kedatangan Didi Kempot lantas ikut bernyanyi. Bahkan yang menarik, para penonton yang didominasi para kawula muda terlihat fasih menyanyikan lagu tersebut.

Seusai lagu itu, guyonan dilempar oleh penyanyi 52 tahun tersebut. Maklum, Didi Kempot memang suka melempar canda untuk para penonton yang kemudian disambut tawa.

“Ternyata keluar di atas jam setengah 12 malem enak juga ya. Lagu opo, lagu opo?,” tanya Didi Kempot.

Kemudian lagu Kalung Emas, Layang Kangen, serta Banyu Langit dilantunkan Didi Kempot. Ketiga lagu ini juga terbilang sukses membuat penonton berjoget, bahkan bernyanyi.

Sempat kehausan, akhirnya Didi Kempot istirahat sebentar dan memberikan panggungnya kepada dua penyanyi perempuan yang melantunkan tembang Bojo Galak. Tak kalah dengan penampilan Didi Kempot, dua perempuan itu juga sanggup memanaskan panggung dynamic stage.

Makin malam, lagu yang mayoritas patah hati dari Didi Kempot semakin terasa. Kali ini dia kembali keluar seusai istirahat dengan menyanyikan lagu Cidro.

Apresiasi Jakarta

Didi Kempot pun sempat mengapresiasi semangat para Sobat Ambyar yang masih mau mendengarkannya meski sudah dini hari. “Luar biasa semangatnya.

Saya enggak nyangka Jakarta masih bisa terima lagu tradisional,” katanya.

Tak menurunkan keriuhan penonton, Didi Kempot langsung mengajak penonton untuk bernyanyi lewat lagu Pamer Bojo. Menariknya dalam lagu ini, penonton sudah mengerti akan yel-yel Cendol Dawet ala Didi Kempot.

Didi Kempot sukses tampil lewat sembilan lagu di panggung Synchronize Fest 2019. Penyanyi yang sudah tidak muda lagi itu pun menutup penampilannya lewat lagu Tanjung Mas Ninggal Janji.

“Saya sebagai seniman tradisional ucap matur sembah nuwun,” ujarnya menutup penampilannya.

Synchronize Fest 2019 masih akan berlangsung hingga 6 Oktober. Pada hari kedua, di antaranya akan tampil di dynamic stage ialah Humania, kelompok hip hop asal Yogyakarta NDX AKA, konsep karaoke pop Indo 2000 bersama Oom Leo yang memboyong Andika Kangen Band, Ian Kasela Radja, Wali, dan Setia Band.

Sementara itu, untuk kali perdana Superglad juga bakal manggung setelah lama ditinggal sang vokalis Luks Laksmana (Buluk) dan seusai hengkangnya sang gitaris Dady, serta hari kedua Sabtu (5/10) tidak bisa dilewatkan dengan penampilan apik dari Feel Koplo yang sempat tampil di Soundrenaline tahun ini. (H-1)

BERITA TERKAIT