05 October 2019, 20:42 WIB

Penumpang Minta Akses ke Stasiun KA Bandara bisa dari KRL


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

MI/ BARY FATHAHILAH
 MI/ BARY FATHAHILAH
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) berbincang dan menyempatkan berswafoto dengan penumpang kereta bandara

RICKY, warga Tebet, Jakarta Selatan mengeluhkan akses untuk menuju Stasiun KA Bandara Manggarai. Menurutnya ada informasi yang kurang diberikan oleh PT Railink selalu manajemen pengelola ka bandara dalam menyosialisasikan beroperasinya Stasiun KA Bandara Manggarai.

Karyawan swasta yang hendak terbang ke Makassar sore ini bersama sang istri itu menyebut, ia awalnya hendak memasuki Stasiun KA Bandara Manggarai dari Stasiun KRL Manggarai. Dengan di antar oleh sang kakak dengan kendaraan roda empat, Ricky dan istri pun masuk ke stasiun melalui gate KRL.

"Karena saya pikir kan bisa lewat stasiun KRL. Tinggal nanti menyeberangi peron saja. Ternyata tidak bisa," ungkap Ricky yang ditemui Media Indonesia, Sabtu (5/10).

Baca juga: Stasiun KA Bandara Manggarai Resmi Beroperasi

Rikcy dan istri yang sudah berada di dalam Stasiun KRL Manggarai kemudian diarahkan oleh petugas untuk menaikki taksi menuju pintu masuk Stasiun KA Bandara Manggarai yang berada di belakang Pasaraya Grande.

"Akhirnya tadi saya minta jemput kakak saya lagi. Ternyata pintu stasiun ka bandaranya agak jauh. Harus memutar sekitar 300an meter. Lumayan sih kalau bawa-bawa koper berat dan panas juga," ujarnya.

Ricky pun meminta agar informasinyang ditampilkan baik di situs resmi maupun akun media sosial mengenai pengoperasian serta akses menuju stasiun ka bandara diperjelas.

"Saya tahu dari Instagram kan sama berita di media daring. Mungkin harus diinformasikan ke penumpang kalau akses dari Stasiun KRL Manggarai belum bisa digunakan," tandasnya.

Ia pun berharap Stasiun KA Bandara dan Stasiun KRL di Manggarai bisa segera terhubung. KA bandara di Manggarai sendiri menggunakan peron 9-10. Sementara peron 1-8 dikhususkan untuk KRL.

"Karena ini nyaman sih keretanya, bagus. Jadi orang nggak mesti naik taksi. Naik taksi kan mahal. Belum lagi macet," kata Ricky.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut nantinya penumpang KRL dan ka bandara akan terkoneksi. Saat ini penumpang KRL yang hendak menggunakan KA bandara memang belum terkoneksi langsung di dalam stasiun.

Hal ini disebabkan masih adanya berbagai pengerjaan bangunan Stasiun KA Bandara Manggarai. Saat pembangunan tersebut selesai, Budi menjamin penumpang KRL yang hendak menggunakan ka bandara tidak perlu keluar dari stasiun.

"Kita akan selesaikan dalam waktu enam bulan mendatang. Nanti akan ada gate khusus tap out bagi penumpang KRL yang mau naik ke Stasiun KA Bandara," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Utama PT Railink Mukti Jauhari mengatakan gate untuk tap out maupun tap in bagi penumpang yang hendak berpindah moda dari KRL ke KA bandara maupun sebaliknya sudah ada dan bisa berfungsi.

"Tapi kan kita ini masih ada pembangunan di atas. Jadi nggak safety buat penumpang pindah-pindah peron bawa koper atau tas besar. Nanti kalau sudah selesai semua baru kita buka," ungkapnya.(OL-4)

BERITA TERKAIT