05 October 2019, 15:29 WIB

Pengungsi Wamena Mulai Tinggalkan Pengungsian


Akmal Fauzi | Nusantara

Antara
 Antara
 Sejumlah pedagang berjualan di Pasar Sinakma, Wamena, Papua, Rabu (2/10).

WARGA Wamena, Papua, telah kembali ke rumah masing-masing setelah mengungsi pascakerusuhan pada Senin (23/9). Hingga Sabtu (5/10) jumlah warga yang berada di tempat pengungsian sudah jauh berkurang.

Di Kodim 1702/Jayawijaya misalnya, tiga hari lalu jumlah pengungsi mencapai 3.200 orang, pada hari ini tinggal 2.145 orang yang masih bertahan.

"Hal ini dikarenakan ada sebagian anak-anak dan ibu-ibu yang sudah turun ke Jayapura, sebagian lagi ada yang telah kembali ke tempat masing-masing sehingga terjadi penurunan yang signifikan," kata Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (5/10).

Situasi Kota Wamena, lanjutnya, semakin kondusif. Sejumlah aktivitas pusat belanja yang semula tutup kini sudah buka kembali. Begitu pula aktivitas jual-beli di pasar-pasar di Wamena dan perbankan telah berjalan normal.

Ada tiga pasar di Wamena telah berjalan normal, sementara aparat keamanan gabungan TNI-Polri masih disiagakan di sejumlah objek vital dan titik rawan.

Baca juga: Sebut Kerusuhan Wamena Genosida, Hidayat Nur Wahid Dikecam

Pihak TNI bersama kepolisian juga terus melakukan dialog agar aparat lebih dekat dengan masyarakat. Selama patroli aparat diminta untuk mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh provokasi, dan tidak mudah percaya kepada isu yang menyesatkan.

Terpisah, politikus PKB Abdul Kadir Karding mendukung penuh upaya pemerintah daerah dan Pusat dalam menstabilkan situasi dan kondisi di Wamena.

"Presiden Joko Widodo sudah mengirimkan bantuan berupa bahan pokok untuk warga Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, yang tengah mengungsi." Kata Karding.

Menurutnya, hal yang terpenting saat ini yakni mengembalikan warga Wamena pada suasana persaudaraan seperti sebelum terjadinya kerusuhan. Dia juga berharap agar masyarakat Indonesia bisa lebih bijaksana dalam membagikan informasi soal Wamena.

"Jadi sepenuhnya mempelajari apa yang sesungguhnya terjadi. Cek dan ricek  dulu. Apalagi di era sosial media seperti saat ini menjadi sangat penting," ujarnya. (X-15)
 

 

BERITA TERKAIT