05 October 2019, 07:21 WIB

Tidak Ada Makanan, Belasan Rusa Makan Sampah


Tosiani | Nusantara

MI/Tosiani
 MI/Tosiani
Puluhan rusa kesulitan mendapatkan makanan selama musim kemarau. Warga secara suka rela mengirimi makanan untuk mereka.

BELASAN rusa jenis rusa timor (Cervus timorensis)yang tinggal di kompleks perkantoran eks Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) II Magelang di Jalan Pangeran Diponegoro, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, Jawa Tengah terlantar.

Ketiadaan tanaman hijau di kompleks perkantoran pada saat musim kemarau seperti sekarang ini membuat mereka memakan apa saja di sekitarnya, termasuk sampah plastik.

"Saya pernah melihat ada rusa yang memakan sampah plastik di tempat sampah,"  ujar Dyah, salah seorang pecinta binatang di Magelang, Sabtu (5/10).

Dyah menceritakan, rusa yang memakan sampah plastik ia lihat saat sedang mendampingi sejumlah dokter hewan untuk memeriksa salah satu rusa yang terluka di bagian kaki. Kondisi rusa yang luka tersebut diketahui dari cerita warga. Dyah menduga belasan rusa tersebut dalam kondisi kelaparan dan kekurangan bahan pangan.

"Sekali waktu, pernah ada rekan yang iseng memberi tahu susur pada rusa dan mereka mau memakannya,"tutur Dyah.

Gina,40, warga Magelang mengaku bersimpati pada nasib rusa yang kelaparan tersebut. Karenanya, beberapa kali ia membawakan makanan berupa kangkung pada belasan rusa, dan mereka mau memakannya.

Sekitar tahun 1970-1980 an, Kantor eks Bakorwil II Magelang sebelumnya adalah kantor Karesidenan Kedu-Surakarta. Puluhan rusa tersebut terdapat di halaman belakang kompleks perkantoran. Adapun, di kompleks perkantoran eks Bakorwil II Magelang tersebut, kini terdapat kantor-kantor dan museum. Di antaranya ada Museum Pengabdian Diponegoro, Museum BPK-RI, dan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Jawa Tengah.

baca juga: Semen Gresik Beri Bantuan Rumah di Rembang

Rusa-rusa itu semula dipelihara oleh pimpinan Kantor Karesidenan Kedu, sekitar tahun 1970-an. Bermula dari dua ekor, kemudian terus berkembang biak. Pada pertengahan Agustus 2019, diketahui jumlah rusa telah mencapai 25 ekor. Dari jumlah tersebut, sekitar 16 ekor di antaranya telah diambil oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT