07 October 2019, 08:15 WIB

Cermati Makananmu untuk Jaga Tingkat Kolesterol


mediaindonesia.com | Humaniora

ISTIMEWA
 ISTIMEWA
Makanan sehat

Kadar kolesterol tinggi patut diwaspadai karena berisiko terkena penyakit mematikan yaitu jantung koroner dan stroke. Agar terhindar dari penyakit tersebut, Anda harus mencermati makanan yang bisa memicu kolesterol tinggi.

Makanan yang digoreng merupakan jenis makanan pemicu kolesterol tinggi. Selain mengandung kalori tinggi, makanan yang digoreng memiliki lemak trans. Kandungan tersebut bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, obesitas, dan diabetes.

Apakah Anda suka mengonsumsi makanan cepat saji? Bagi Anda yang sering melahap makanan cepat saji, bisa jadi Anda memiliki kolesterol tinggi, lemak perut lebih banyak, dan tingkat peradangan tinggi.

Produk makanan kemasan, seperti kue kering, kerupuk, dan makanan beku, juga perlu Anda waspadai. Sebab, mayoritas makanan jenis tersebut menggunakan lemak trans untuk memperpanjang masa kedaluwarsa.

Daging olahan seperti sosis, bacon, ham, dan nugget, termasuk jenis makanan berkolesterol tinggi yang harus dibatasi. Studi menunjukkan 50 gram daging olahan per hari meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 42%.

Pecinta seafood juga perlu memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Sebagian jenis makanan laut, seperti udang, lobster, hingga caviar, termasuk makanan yang mengandung kolesterol tinggi.

Selain membatasi konsumsi, sebaiknya perhatikan juga cara memasaknya. Lebih baik Anda merebus atau mengkukus makanan laut tersebut. Pilihlah makanan laut yang mengandung lemak baik seperti omega-3 yang bisa didapat dari ikan salmon, sarden, dan tuna. Omega-3 dapat meningkatkan kadar HDL atau kolesterol baik.

Olahan organ dalam atau yang lebih dikenal jeroan seperti otak, usus, babat, dan hati, tentu tak asing untuk masyarakat Indonesia. Tapi sebenarnya jeroan itu tidak baik dikonsumsi secara berlebihan, karena memiliki kandungan kolesterol tinggi dan memicu asam urat.

Jadi perlu dikurangi konsumsinya jika Anda tidak ingin tingkat kolesterol menjadi tinggi.

Dokter Alvin Nursalim, Sp.PD dari Klikdokter.com mengatakan pola hidup yang tidak sehat, seperti jarang berolahraga dan asupan makanan yang tidak terkontrol, menyebabkan tubuh memiliki kadar kolesterol LDL lebih banyak.

Oleh karena itu, untuk menghindari kolesterol jahat yang tinggi, Anda perlu mengubah kebiasaan gaya hidup ke arah yang lebih sehat.

Menghentikan kebiasaan merokok dapat mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL. Sebaiknya berolahraga secara teratur, minimal 30 menit setiap hari.

Pilihan olahraga seperti jalan cepat, berenang dan aerobik, dapat meningkatkan kolesterol baik atau HDL, serta menurunkan kadar lemak tubuh.


Plant Stanol Ester
Apakah Anda tahu mengenai Plant Stanol Ester atau PSE?
PSE merupakan senyawa yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang telah teruji dapat membantu menurunkan tingkat kolesterol jahat dalam tubuh. Struktur PSE mirip dengan kolesterol, sehingga menghambat penyerapan kolesterol dari makanan. Caranya dengan mengikat garam empedu pada saluran pencernaan.

Para ahli menyarankan konsumsi minimal 2 gram PSE setiap hari. Menurut Helena Gylling MD PHD, peneliti senior dari University of Kuopio, Finlandia, pemberian PSE sebesar 8,8 gram per hari selama 10 minggu, dapat mengurangi kadar kolesterol total 12% dan LDL hingga 17,1%.

Melihat manfaat PSE yang menekan risiko penyakit jantung, banyak pabrik pengolahan makanan yang menggunakan PSE dalam kandungan produk, seperti sereal, margarin, dan camilan diet sehat.

Salah satunya adalah produk dari Kalbe Nutritionals yaitu Nutrive Benecol. Smoothies praktis ini memiliki kandungan PSE yang bisa membantu Anda menurunkan tingkat kolesterol dengan cara yang enak dan mudah.

Jadi selain mencermati makanan Anda untuk menghindari tingkat kolesterol menjadi tinggi, Anda perlu menyertakan Nutrive Benecol dalam menu harian Anda. Kini sudah bisa makan enak tanpa khawatir kolesterol tinggi bukan? (Tes/S3-25)

BERITA TERKAIT