03 October 2019, 21:30 WIB

Yoris Sahara Petik Pengalaman Berharga di Enduro World Series


Ghani Nurcahyadi | Olahraga

Dok. Batik Air Racing Team
 Dok. Batik Air Racing Team
Yoris Sahara saat berlaga di Enduro World Series

PEMBALAP sepeda Indonesia Yoris Sahara sukses melakoni balapan perdananya di ajang Trophy of Nation, Enduro World Series (EWS) 2019 yang berlangsung di Finale Ligure, Italia, 28-29 September lalu. Meski bukan jadi yang terbaik, Yoris mendapat banyak pengalaman berharga di ajang yang diikuti 108 pembalap dari seluruh dunia itu.

Yoris yang merupakan pembalap binaan Batik Air Racing Team itu mampu berada di urutan ke-55 pada kejuaraan yang terbagi dalam 5 etape atau spesial stage itu dengan catatan waktu 38 menit, 39,63 detik. Ia terpaut sekitar 6 detik dari pembalap Italia Raimondi Matteo yang jadi jawara.

Yoris menegaskan, di pengalaman perdana berlaga di ajang EWS itu, ia mendapati lintasan yang cukup ekstrim dengan  bukit bebatuan yang menyapa pembalap. Selain itu, ketetapatan waktu menyelesaikan lomba pun jadi tantangan yang harus dihadapinya.

"Tapi saya senang karena ini jadi pengalaman berharga. Saya banyak berbincang dengan pembalap dunia disana mengenai teknik bersepeda dan mempersiapkan sepeda dengan baik sebelum berlomba di lintasan yang ekstrim," kata Yoris di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (3/10).

Salah satu tantangan yang harus dihadapi Yoris di Italia, ialah tanjakan curam sepanjang 7-9 kilometer yang menguras energinya. Ketidaktahuan tentang kondisi lintasan membuat Yoris pun harus bersusah payah melewatinya.

Baca juga : Batik Air Racing Team Antar Yoris Sahara ke Enduro World Series

Selepas mengikuti EWS, Yoris pun bertekad untuk berlatih lebih keras mengasah teknik dan mempersiapkan sepeda dengan baik agar lebih siap jika masuk dalam pembalap yang berhak berlaga di EWS lagi. Ia pun akan fokus pada balapan di level Asia untuk bisa meraih poin minimum berlaga di EWS tahun depan.

Pembina Batik Air Racing Team Captain Daniel Putut mengatakan, pihaknya akan mendukung penuh Yoris agar kembali bisa berlaga di ajang Enduro. Ia pun berharap, penampilan Yoris sebagai satu-satunya wakil Indonesia di ajang Trophy of Nations, EWS dapat menginspirasi pembalap lain mengikuti jejaknya.

Dalam waktu dekat, Daniel mengungkapkan, Yoris akan berlaga di sejumlah balapan enduro seri Asia, seperti di Chiang Mai, Thailand pada November mendatang. Sejumlah kejuaraan Enduro lainnya pun telah dipersiapkan untuk mendukung peningkatan performa Yoris.

"Untuk Kejuaraan dunia yang baru diikuti pertama kali oleh atlet kami, ini merupakan hasil yang sangat menggembirakan. Tentunya kami sadari bahwa kedepannya, kami harus mempersiapkan atlet kami fengan latihan lebih baik dengan standar Enduro, dengan fokus pada latihan core sehingga siap tenaga untuk menghadapi medan yang berat," katanya.

Di sisi lain, Batik Air Racing Team juga mempersiapkan perlombaan sendiri pada peringatan sumpah pemuda 28 Oktober mendatang. Daniel menegaskan, kejuaraan itu akan menjadi bagian dari komitmen pihaknya yang kini membina 5 pembalap untuk meningkatkan kualitas pembalap enduro di Indonesia. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT