04 October 2019, 06:30 WIB

Kunker ke Mabes OKI di Jedah, Badan POM Kawal Deklarasi Jakarta


(Sru/H-1) | Humaniora

DOK. BADAN POM
 DOK. BADAN POM
 Kepala Badan POM Penny K Lukito berbincang dengan Duta Besar RI di Riyadh, Agus Maftuh mengenai peluang ekspor obat nasional  

THE First Meeting of the Heads of National Medicine Regulatory Authorities (NMRAs) from Organization Islamic Cooperation (OIC) Member States sukses dan menghasilkan kesepakatan Deklarasi Jakarta dan Rencana Aksi OIC (OKI) sebagai langkah konkret meningkatkan kemandirian dan kemudahan akses obat dan vaksin yang aman, berkhasiat, dan bermutu bagi rakyat di negara anggota OKI.

Untuk itu, pada Rabu (2/10) Kepala Badan POM RI Penny K Lukito beserta jajaran melakukan kunjungan kerja ke Markas Besar OKI di Jeddah.

"Hari ini kami kembali bertemu dengan Sekretariat OKI untuk membahas tindak lanjut implementasi Deklarasi Jakarta dan Rencana Aksi OKI, serta meminta Sekretariat OKI untuk mengawal implementasi kedua hal tersebut dan kesinambungan forum NMRAs OKI," ungkap Penny.

Beberapa pekerjaan rumah terkait rencana aksi yang perlu segera diselesaikan ialah pembentukan kelompok kerja obat dan vaksin halal, pembentukan forum komunikasi Islamic Advisory Group terkait vaksin halal, pembentukan kelompok kerja obat palsu dan substandar, serta peningkatan kapasitas NMRAs OKI (termasuk program KSST yang telah dilakukan Badan POM).

Kunjungan Badan POM ke markas besar Sekretariat OKI ini merupakan komitmen Badan POM untuk mewujudkan visi Indonesia 2019-2024 yang telah disampaikan pada pidato pertama Presiden Joko Widodo. (Sru/H-1)

BERITA TERKAIT