04 October 2019, 01:15 WIB

Instax Mini Link, Printer Foto Genggam Penuh Sensasi


Galih Agus Saputra | Weekend

MI/Galih
 MI/Galih
Tersedia dalam tiga varian warna, Instax Mini Link dirilis di Indonesia dengan harga Rp1.749.000. 

Fotografi barangkali telah menjadi budaya populer di era serba digital seperti saat ini. Kegiatan itu seakan telah menjadi ritual yang ‘wajib dilakoni’ oleh orang-orang, yang tak mau melupakan momen bersama sosok yang dikasihi atau dikagumi. Namun, pernahkah terpikirkan untuk membagikan momen tersebut menggunakan foto yang dicetak sendiri? Fujifilm, sebagai perusahaan di bidang optik dan gambar asal Jepang, mencoba menjawab kebutuhan itu melalui salah satu produk yang mereka rilis baru-baru ini.

Instax Mini Link lahir sebagai mesin cetak (printer) foto genggam penuh sensasi. Ia merupakan perangkat elektronik terbaru dari Fujifilm yang termasuk dalam jajaran produk Instax.

Produk Instax sendiri dewasa ini identik dengan inovasi kamera polaroid. Namun, berbeda dengan produk Instax pada umumnya, Instax Mini Link dirancang Fujifilm sebagai printer foto gawai eksternal yang dilengkapi berbagai macam fitur menarik. Tinggal menghubungkannya lewat Bluetooth, pengguna sudah dapat mencetak foto melalui gawai IOS atau Android.

“Salah satu misi Fujifilm di Indonesia adalah menyebarkan budaya foto. Hal ini selaras dengan identitas brand Instax terbaru yaitu 'Don’t Just Take, Give',” tutur Presiden Direktur PT. Fujifilm Indonesia, Noriyuki Kawakubo, saat peluncuran Instax Mini Link, di Kota Kasablanka, Tebet, Jakarta, Kamis (3/10).

Instax Mini Link dirilis di Indonesia dengan harga Rp1.749.000. Pengoperasiannya cukup interaktif, bahkan dapat digunakan sebagai remote control untuk mengatur jarak pandang lensa (zoom). Fitur-fiturnya mencakup ‘Party Print’, ‘Match Test’, atau ‘Video Print’. ‘Match Test’ barangkali adalah fitur dari Fujifilm yang dapat disebut sebagai ‘fitur perjodohan’. Melalui fitur tersebut, pengguna dapat mengukur tingkat kecocokan atau akurasi hubungan dengan orang yang diajak berfoto.

Sementara itu, ‘Party Print’ adalah fitur yang dapat digunakan untuk membuat kolase foto. Menariknya kolase itu dapat disusun berdasarkan foto yang dikirim melalui beberapa gawai.

Untuk dapat menikmati berbagai macam fitur tersebut, pengguna perlu mengunduh aplikasi Instax Mini Link melalui Play Store atau App Store. Setelahnya, pengguna juga dapat mengatur tingkat kecerahan, kontras, dan saturasi, termasuk menggunakan berbagai macam filter seperti hitam-putih, sepia, maupun otomatis.

Menyoal daya, pengguna tidak perlu khawatir kehabisan baterai saat foto bersama. Instax Mini Link dilengkapi baterai tanam dengan teknologi lithium ion yang dapat mencetak kurang lebih 100 foto setelah pengisian daya selama 80 hingga 120 menit. Kualitas fotonya pun cukup apik karena Instax Mini Link memiliki resolusi 12.5 dots/mm, dengan tingkat cetakan 256 RGB. Dengan spesifikasi demikian, Fujifilm mengklaim Instax Mini Link sebagai printer foto dengan kualitas gambar serupa dengan apa yang dilihat pengguna pada kamera atau gawainya.

Teknologi Instax Mini Link pada dasarnya serupa dengan kamera polaroid buatan Fujifilm yaitu Instax Mini LiPlay. Hanya saja, ia tidak dilengkapi lensa maupun fitur fotografi lainnya atau hanya dapat mencetak foto saja. Perangkat itu memiliki tiga pilihan warna yaitu merah muda (dusky pink), putih (ash white), dan biru denim (dark denim). Bobot 200 gram dan tampilan minimalisnya juga telah berhasil menyabet penghargaan ‘Good Design Award 2019’. (M-2)

BERITA TERKAIT