03 October 2019, 20:35 WIB

Polisi Sebut Penculik Ninoy Karundeng Anggota Ormas


Antara | Megapolitan

Antara/ Hafidz Mubarak A
 Antara/ Hafidz Mubarak A
Seorang peserta aksi unjuk rasa berlari sambil membawa sebatang bambu di kawasan Palmerah, Jakarta, Senin (30/9)

POLDA Metro Jaya menangkap dua orang yang diduga menganiaya pegiat media sosial Ninoy Karundeng, Rabu (2/10)  malam.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, mengatakan, salah satu dari terduga pelaku berinisal RS dan S merupakan anggota organisasi masyarakat (ormas).

"Tadi malam kami mengamankan dua orang yang diduga pelaku di Jakarta. Sekarang dalam pemeriksaan. Salah satunya anggota ormas,” ujar Argo di Jakarta, Kamis (3/10).

 

Baca juga: Polisi Buru Pelaku Penganiaya Ninoy Karundeng

 

Argo tidak menjelaskan peran maupun motif kedua tersangka dengan alasan pemeriksaan masih dilakukan. Ia juga enggan menyebutkan nama ormas tersebut. Namun, Argo memastikan bahwa kepolisian masih memburu pelaku lain terhadap Ninoy yang dikenal sebagai relawan presiden Joko Widoddo.


Sebelumnya, Ninoy telah melapor ke Polda Metro Jaya karena dikeroyok dan dianiaya. Ninoy dianiaya ketika sedang memotret memakai ponsel di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, saat terjadi kerusuhan, Senin (30/9).

Sekelompok orang merampas telepon seluler dan membawa paksa Ninoy
ke sebuah tempat di sekitar lokasi kejadian. Di situ, Ninoy mendapat ancaman serta kekerasan fisik. Ninoy baru dilepas pada Selasa (1/10). (OL-8)

BERITA TERKAIT