03 October 2019, 19:25 WIB

Gelombang Eksodus Perantau Minang dari Wamena Berlanjut


Yose Hendra | Nusantara

 ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra/aww.
  ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra/aww.
Pengungsi menunggu pesawat Hercules di Bandara Wamena, Papua, Kamis (3/10/2019). Pascakerusuhan pengungsi terus berupaya keluar dari Wamena 

GELOMBANG eksodus perantau Minang dari Wamena terus berlanjut. Ratusan orang diperkirakan mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, Kamis (3/10) malam, atau Jumat (4/10) dini hari.

Ketua DPW Ikatan Keluarga Minang (IKM) Papua, Zulhendri Sikumbang, membenarkan kepulangan perantau Minang dengan pesawat terbang tersebut. Dia menjelaskan, pada hari ini ada dua gelombang keberangkatan, masing-masing 50 orang menggunakan Batik Air Jakarta-Padang, lalu 137 orang menggunakan Ekspres Air Jayapura-Padang dengan pesawat carteran.

Mulanya diperkirakan sampai malam ini, sekitar pukul 20.00 WIB di BIM. Namun, jadwal kedatangan dipastikan molor, karena diketahui keberangkatan pesawat mengalami penundaan (delay), dan juga transit di Surabaya nantinya.

Kemudian, terang Zulhendri, Jumat (4/10), 72 orang menggunakan Garuda Jayapura-Padang dan diperkirakan sampai di Padang pukul 13.15 WIB. Adapun pihak yang menjadi penanggung jawab perjalanan adalah lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT).


Baca juga: Polisi Tegaskan Situasi di Wamena Berjalan Normal


Dilaporkan juga bahwa 21 orang sudah tiba di Padang menggunakan pesawat pribadi.

Sebelumnya, sebanyak 130 orang masih di Kapal Ciremai dari Jayapura menuju Jakarta. Mereka berangkat Senin (30/9) lalu.

"61 orang masih berada di Jayapura saat ini belum ada jadwal kepulangan. Diperkirakan 24 orang akan berangkat dari Wamena menuju Jayapura hari ini," ujar Zulhendri.

Saat ini, pihak TNI juga telah menyiapkan armada kendaraan untuk membawa para pengungsi sesampainya di BIM, dan dibawa ke kampung halaman mereka.  Nantinya, para perantau yang datang juga disambut oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. (OL-1)

 

 

BERITA TERKAIT