03 October 2019, 19:15 WIB

Proposal Brexit Baru PM Johnson Sulit Diterima


haufan Hasyim Salengke | Internasional

AFP/Handout UK Parlianment
 AFP/Handout UK Parlianment
PM Inggris Boris Johnson berbicara di parlemen Inggris soal proposal Brexit

PERDANA Menteri Ingggris Boris Johnson diminta untuk bekerja lebih keras untuk menyempurnakan proposal perceraian Inggris dari Uni Eropa (Brexit). Uni Eropa dan Irlandia menilai rencana Brexit baru yang dipresentasikan Johnson tidak memuaskan.

Juru bicara Komisi Eropa, Natasha Bertaud, mengatakan, bola panas Brexit sekarang berada di pengadilan Inggris untuk mengatasi masalah yang ditemukan UE dalam proposal Brexit yang baru, dan bukan sebaliknya.

"Seperti yang telah kami katakan ada poin-poin bermasalah dalam proposal Inggris dan pekerjaan lebih lanjut masih diperlukan. Tetapi pekerjaan itu perlu dilakukan oleh Inggris dan bukan sebaliknya," kata Bertaud.

Politikus Inggris yang menjabat sebagai Ketua Partai Nasional Skotlandia di House of Commons, Ian Blackford, mengatakan kepada Johnson rencananya tidak bisa dijalankan, tidak dapat diterima, dan tidak dapat diimplementasikan.

Dia pun menegaskan, jika Johnson tidak bisa berjanji untuk mematuhi EU Withdrawal (No.2) Act Benn Act , dia harus mengundurkan diri.

Baca juga : Johnson akan Ungkap Proposal Brexit Terbaru

Guy Verhofstadt, juru bicara parlemen Eropa untuk Brexit, mengatakan hampir tidak mungkin bagi anggota parlemen untuk menyetujui rencana Johnson. UE tidak akan dapat menyetujui perjanjian penarikan Inggris kecuali parlemen Eropa mendukung.

Serangan atau kritikan keras juga dilontarkan pemimpin oposisi Inggris Jeremy Corbyn. Ketua Partai Buruh menyebut proposal baru Johnson tidak serius atau bisa diterapkan. Dia mengatakan Johnson tahu rencana ini tidak dapat diterima oleh UE.

“Proposal itu akan merusak ekonomi Irlandia Utara, merusak perjanjian Good Friday, dan mengarah pada perusakan hak-hak pekerja atau upah rendah dan kondisi kerja semakin buruk. Rencana Anda akan ditolak di dewan, ditolak di Brussels dan ditolak di seluruh negeri,” kata Corbyn.

Merespons Corbyn, Johnson mengatakan ia kecewa dengan nada pemimpin oposisi itu. Mengenai standar upah, dia mengatakan anggota parlemen ingin menjaga standar Inggris tertinggi di dunia.

“Berada di luar UE akan memungkinkan Inggris melangkah lebih jauh,” responsnya. Dia mengutip kesejahteraan hewan sebagai contoh. Inggris akan dapat melarang ekspor hewan hidup.

Johnson mengatakan rencananya tidak akan memerlukan pembangunan infrastruktur kepabeanan baru di mana pun.

Damian Green, mantan menteri kerja dan pensiun, meminta Johnson untuk memberikan jaminan rencananya tidak akan memerlukan pembangunan infrastruktur bea cukai baru, di perbatasan atau di mana pun.

Kepada Green, Johnson mengatakan tidak akan ada infrastruktur baru di atau dekat perbatasan--atau di tempat lain.

“Saya bisa memberitahunya, sama sekali tidak. Proposal yang kami ajukan tidak melibatkan infrastruktur fisik di atau dekat perbatasan atau di tempat lain,” terang Johnson. (The Guardian/OL-7)

BERITA TERKAIT