03 October 2019, 17:45 WIB

Ada Kesalahan Ketik, Jokowi Urung Teken UU KPK


Nur Aivanni | Politik dan Hukum

Antara/ Puspa Perwitasari
 Antara/ Puspa Perwitasari
Pratikno

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengakui bahwa UU KPK yang baru disahkan beberapa waktu lalu sudah diterima Presiden Joko Widodo. Hanya saja, menurut dia, masih ada kesalahan penulisan alias typo sehingga pihak Istana mengembalikan kembali UU tersebut ke DPR.

"Sudah dikirim, tetapi masih ada typo. Yang itu kita minta klarifikasi," kata Pratikno saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (3/10).

Typo yang dimaksud, kata Pratikno, adalah hal-hal yang perlu diklarifikasi karena bisa menimbulkan kesalahan interprestasi. Ia pun enggan mengatakan berapa banyak typo dalam UU tersebut. "Ya typo-typo yang perlu klarifikasi, yang nanti bisa menimbulkan interprestasi," katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa DPR seharusnya sudah mengirimkan kembali perbaikan atas typo yang dimaksud. "Mestinya sudah. Saya cek," ucapnya. Terkait Perppu KPK sendiri, Pratikno pun enggan menjawabnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT