03 October 2019, 10:30 WIB

Pemkot Jaktim Beri Bantuan untuk Korban Kebakaran Pondok Kelapa


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Dok MI
 Dok MI
Ilustrasi kebakaran

PEMERINTAH Kota Jakarta Timur melalui Suku Dinas Sosial (Sudinsos) telah memberikan bantuan natura untuk warga korban kebakaran di Jl H Abdullah, RT 09/07, Pondok Kelapa, Duren Sawit.

Bantuan itu diterima secara simbolis oleh Lurah Pondok Kelapa Siska Leonita di lokasi kejadian.

Kasi Perlindungan Sosial dan Penanggulangan Fakir Miskin Sudinsos Jakarta Timur Abdul Salam menuturkan bantuan yang diberikan untuk meringankan beban warga korban kebakaran.

"Kami berikan bantuan natura. Kami juga siap mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum jika ada permintaan dari warga," ujar Abdul Salam dalam keterangan resminya, Kamis (3/10).

Bantuan natura yang diberikan antara lain terdiri dari 50 kilogram beras, dua dus biskuit, 10 dus mie instan, 10 lembar matras, satu dus makanan kaleng, satu dus minyak goreng, 10 selimut, dan satu dus kecap.

Kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran ini mencapai Rp900 juta.

Baca juga: Unjuk Rasa Nyampah 20,2 Ton

Kebakaran di Jl H Abdullah, RT 09/07, Pondok Kelapa terjadi pada Rabu (2/10) sore dan menghanguskan satu rumah berukuran 300 meter persegi yang dihuni lima kepala keluarga (KK) atau sebanyak 20 jiwa.

Kebakaran tersebut berhasil dipadamkan petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Rabu (2/10). Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.40 WIB dan api berhasil dipadamkan petugas satu jam kemudian, sekitar pukul 18.57 WIB.

Kasi Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, kebakaran diduga terjadi akibat hubungan arus pendek listrik.

Saat kejadian, pemilik rumah sebenarnya ada di rumah namun mereka tidak menyadari adanya kebakaran. Setelah api membesar, warga baru tahu dan mereka mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya.

"Yang terbakar satu rumah berukuran 300 meter persegi yang dihuni lima KK atau 20 jiwa. Tidak ada korban jiwa maupun luka," kata Gatot.

Gatot mengungkapkan, pihaknya mengerahkan lima unit mobil pemadam berikut 25 personelnya untuk memadamkan api.

Sulitnya akses menuju lokasi kejadian menjadi kendala utama petugas dalam melakukan pemadaman. Selain akses jalan sempit juga banyak kendaraan parkir di pinggir jalan di pemukiman padat penduduk itu. (OL-2)

BERITA TERKAIT