03 October 2019, 07:50 WIB

Pager Terakhir di Jepang


Melalusa Susthira K | Humaniora

MI/Seno
 MI/Seno
Ilustrasi MI

LAYANAN radio panggil atau pager benar-benar berakhir di Jepang setelah Tokyo Telemessage menghentikan layanannya, Selasa (1/10). Pelanggan terakhir perusahaan yang beroperasi di Tokyo dan Prefektur Saitama, Chiba, dan Kanagawa itu sekitar 1.500 orang, yang sebagian besar merupakan pekerja kesehatan.

Salah satu pelanggan terakhir, Ken Fujikura, mengaku tetap menggunakan pager karena itu cara yang disukai ibunya yang berusia 80 tahun untuk menghubunginya.

"Karena hanya ibu saya yang tahu nomor pager saya, saya tahu ketika (pemberitahuan pager) datang dari ibu saya. Dengan telepon, saya tidak yakin itu hal yang mendesak," ujar Ken kepada situs Nikkan-Spa.

Provider pager Jepang, NTT Docomo, telah menghentikan layanannya secara nasional pada 2007. (BBC/Uca/X-10)

BERITA TERKAIT