02 October 2019, 16:15 WIB

Polisi Buru Pelaku Penganiaya Ninoy Karundeng


Tri Subarkah | Megapolitan

ANTARA FOTO/Galih Pradipta
 ANTARA FOTO/Galih Pradipta
 Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

KEPOLISIAN masih memburu pelaku yang menganiaya pegiat media sosial Ninoy Karundeng. Hal tersebut dikemukakan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

"(Pelaku) masih dicari," ujar Argo saat dikonfirmasi, Rabu (2/10).

Ia juga mengatakan saat ini sudah dibentuk tim untuk menyelidiki kasus penganiayaan Ninoy.

Sebelumnya, beredar video di media sosial berisi persekusi yang dilakukan sejumlah orang terhadap Ninoy. Dalam video itu, Ninoy mengenakan baju berwarna hitam dan wajahnya babak belur.

Pelaku juga memeriksa laptop milik Ninoy. Pelaku menilai laptop Ninoy berisi ujaran kebencian terhadap sejumlah tokoh.

"Kamu meliput demo terus di dalamnya laptop kamu itu ada unsur-unsur kebencian, yang diarahkan kepada tokoh-tokoh, yang sangat dekat dengan kita. Tujuannya apa?" tanya pelaku.

Baca juga: Seusai Temui PSI, Ninoy Minta Maaf

Ninoy lantas menjawab bahwa ia khilaf. Tidak puas, pelaku justru menghakimi apa yang dilakukan Ninoy.

"Kamu bukannya khilaf. Tapi itu memang sudah pekerjaannya kalian. Tanpa kerja seperti itu tidak akan makan. Dan memang di situ dandangnya kalian," ungkap pelaku.

Ninoy juga mengaku bekerja sebagai buzzer Jokowi seorang diri. Namun pelaku malah memberi nada ancaman.

"Bohong kamu. Kamu nggak akan ngaku, ku bikin kamu sakit. Jangan bohong kamu. Ngaku enggak! Aku paling mudah diajak ngomong baik-baik dan paling cepat emosi kalau enggak ngomong baik-baik," ancam pelaku.

Diketahui, Ninoy diculik oleh sejumlah orang saat berada di tengah aksi di daerah Pejompongan, Jakarta Pusat, Senin (30/9). Ia lantas diantar pulang oleh para pelaku ke rumahnya sekitar pukul 08.00 WIB, Selasa (1/10).(OL-5)

BERITA TERKAIT