02 October 2019, 11:30 WIB

Iran Terbuka Berdialog dengan Arab Saudi


Melalusa Susthira K | Internasional

AFP
 AFP
Ketua Parlemen Iran Ali Larijani (kiri)

KETUA Parlemen Iran Ali Larijani mengatakan Iran menyambut baik preferensi Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) untuk menyelesaikan masalah bersama melalui perundingan. Larijani mengatakan Teheran pun terbuka dengan gagasan memulai dialog dengan Arab Saudi.

"Iran terbuka untuk memulai dialog dengan Arab Saudi dan negara-negara lain di kawasan itu. Dialog Iran-Saudi dapat menyelesaikan banyak masalah keamanan dan politik di kawasan itu,” ujar Larijani dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Al Jazeera, Selasa (1/10).

Larijani mengatakan sikap Iran tersebut tanpa prasyarat. Ia pun menuturkan Arab Saudi tidak perlu bergantung atau mengandalkan sekutu utamanya, Amerika Serikat.

"Riyadh dapat mengajukan proposal untuk dirundingkan di meja dialog Iran-Saudi tanpa prasyarat dari pihak kami," kata Larijani.

"Kami juga menyambut baik apa yang telah diungkapkan Pangeran Mohammed bin Salman ingin berdialog, karena mungkin baik untuk mengetahui Arab Saudi memikirkan kepentingan kawasannya terlebih dahulu," tambahnya.

Baca juga: Saudi Tolak Perang dengan Iran

Pada kesempatan itu, Larijani menambahkan Iran telah meminta pemberontak Houthi dari Yaman untuk menerima perjanjian gencatan senjata dengan Arab Saudi.

Sebelumnya, Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dalam program acara CBS “60 minutes” mengungkapkan ia lebih memilih resolusi damai dengan Iran alih-alih melancarkan ketegangan militer. Ia menuturkan perang dengan Iran dapat menyebabkan kehancuran ekonomi global.

“Pasokan minyak akan terganggu dan harga minyak akan melonjak ke angka yang tidak terbayangkan tingginya, yang belum pernah kita lihat di sepanjang hidup kita. Wilayah ini mewakili sekitar 30% dari pasokan energi dunia, sekitar 20% dari bagian perdagangan global, sekitar 4% dari produk domestik bruto dunia,” ujar Pangeran Mohammed bin Salman, Minggu (29/9).

Adapun pada Senin (30/9), juru bicara pemerintah Iran, Ali Rabiee, mengonfirmasi para pemimpin Saudi telah mengirim pesan kepada Presiden Iran Hassan Rouhani melalui sejumlah pemimpin negara lain untuk mengadakan negosiasi menyangkut masalah-masalah bersama.

Ketegangan antara Arab Saudi dan Iran mencuat atas serangan pesawat nirawak terhadap dua fasilitas minyak milik kerajaan Saudi yang diklaim oleh pemberontak Houthi dari Yaman. Namun Amerika Serikat, Arab Saudi dan beberapa negara Eropa menuduh serangan itu dilancarkan dari Iran. Iran pun telah berulang kali membantah tuduhan tersebut. (aljazeera/OL-5)

BERITA TERKAIT