02 October 2019, 09:45 WIB

Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak


Ins/J-2 | Megapolitan

Medcom.id
 Medcom.id
Ilustrasi kekerasan pada anak

HAMPIR tiap hari kita mengetahui pemberitaan tentang terjadinya kekerasan termasuk terhadap anak-anak. Tak hanya kekerasan secara fisik, tapi juga secara verbal. Peristiwa tersebut membuat prihatin, sedih, sekaligus miris.

Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat melalui Suku Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pe­ngendalian Penduduk (PPAPP) menggencarkan sosialisasi tentang pencegahan kekerasan terhadap anak-anak sekolah dari seluruh tingkatan.

“Saat ini sudah 400 sekolah yang telah mendapat sosialisasi­,” ujar Kepala Suku Dinas PPAPP Jakarta Barat, Unas Affandi, di Jakarta, kemarin.

Selanjutnya, Affandi mengatakan bahwa target sosialisasi tentang kekerasan ini ialah 482 sekolah.

“Sosialisasi pencegahan kekerasan­ terhadap anak diberikan kepada guru, komite sekolah, atau orangtua murid,” papar Affandi.

Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa kekerasan tidak hanya terbatas dalam bentuk fisik seperti memukul atau hukuman jemur, tetapi juga kekerasan bisa berupa perkataan kasar dan lain sebagainya.

Mengingat pentingnya sosialisasi tentang kekerasan, Affandi menyebutkan bahwa sekolah yang ditargetkan tak hanya sekolah dasar, tetapi juga sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas.

Sosialisasi yang digelar setiap pekan ini dilaksanakan dalam empat kali kegiatan.

“Ada 55 orang perwakilan yang diundang dari 22 sekolah. Sisanya masih ada 82 sekolah di wilayah Kecamatan Tambora. Oktober ini kita targetkan selesai,” tukasnya.

Sementara itu, pada Juli lalu, PPAPP Jakarta Pusat juga sudah melakukan sosialisasi tentang pencegahan kekerasan terhadap anak. Sosialisasi tersebut menyasar 340 sekolah di Jakarta Pusat.

“Kita ada prog­am memberikan edukasi di sekolah. Sasaran kami ada 340 sekolah mulai SD, SMP, hingga SMA/SMK,” ujar Kepala Suku Dinas PPAPP Jakarta Pusat, Erma Suryani.

Erma menyebutkan, dalam sosialisasi tersebut, peserta diberikan pamflet dan brosur yang berisi imbauan pencegahan kekerasan terhadap anak.

Di Jakarta Pusat, posko pengaduan­ kekerasan terhadap anak telah didirikan di Kelurahan Tanah Tinggi (Johar Baru) dan Harapan Mulya (Kemayoran). (Ins/J-2)

BERITA TERKAIT