02 October 2019, 00:06 WIB

Ibu Kota Baru Akan Jadi Pusat Pengembangan Digital


Rudi Agung | Nusantara

MI/Rudi Agung
 MI/Rudi Agung
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dalam talk show di Kaltim

PEMERINTAH akan membangun pusat industri digital di Kalimantan Timur. Hal ini menyusul penetapan Benua Etam sebagai ibu kota baru.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro mengungkapkan hal itu dalam talkshow ibu kota baru, bertajuk: Rancang Bangun dan Kesiapan Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Baru NKRI.

Agenda dihadiri para pimpinan media massa nasional dan lokal di Hotel Novotel Balikpapan, Selasa (1/10) malam. Hadir pula Gubernur Kaltim Isran Noor, Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dan pejabat lainnya.

Acara ini dimotori Jurnalisme Profesional untuk Bangsa: perkumpulan insan pers yang dinahkodai mantan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia  Pusat, Margiono.

Bambang mengatakan, Presiden Joko Widodo menginginkan ibu kota baru sebagai pusat pengembangan digital. Untuk mewujudkannya, pemerintah akan membangun universitas berkelas dunia dengan fokus pada keilmuan yang sesuai.

Baca juga : Ibu Kota Pindah, Bekas Gedung Pemerintahan akan Diubah Jadi RTH

"Kami (Bappenas) akan membangun ibu kota baru sebagai pusat pengembangan  digital," ungkap Bambang. Hal ini akan diarahkan menjadi sektor  perekonomian baru di masa depan.

Bambang menjelaskan, tahap awal, universitas berkelas dunia dengan fokus pada fakusltas sains, teknologi, dan matematika.

"Nantinya tetap ada industri digital yang berbasis syarat ilmu pengetahuan," jelas Bambang.

Menurutnya, pembangunan universitas kelas dunia dan pusat pengembangan digital diproyeksikan bakal menyumbang perekonomian bagi ibu kota baru.

Tak hanya pengembangan pusat digital dan kampus berkelas dunia. Nantinya, sektor pariwisata di ibu kota baru juga bakal dikembangkan.

"Yang pasti kita bisa melihat potensi teluknya yang berdekatan ibu kota," ujarnya.

Ia menilai wilayah ibu kota yang berbukit bukit jarang sekali dimiliki negara lain. Kalau pun ada, kondisinya  sudah tidak kondusif.

"Di ibu kota baru ini nantinya bukan sekadar kumpulan kantor-kantor pemerintahan yang setelah selesai jam kerja akan sepi. Tapi, lebih dari itu. Kota ini akan dibuat lebih hidup dan menarik," kata ujar Bambang.

Pada Rabu (2/10), 4 menteri kabinet kerja Jokowi-Jusuf Kalla akan berkunjung ke lokasi ibu kota baru,di  ITCI-Maridan, Sepaku-Semoi.

Kelima menteri tersebut ialah Bambang Brodjonegoro, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadi Muljonow, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Mereka juga akan didampingi pejabat Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. (OL-7)

BERITA TERKAIT