01 October 2019, 23:20 WIB

Badan POM Dorong Ekspor Obat ke Arab Saudi


MI | Humaniora

Ilustrasi
 Ilustrasi
Badan POM Dorong Ekspor Obat ke Arab Saudi

BADAN Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) Republik Indonesia mendorong pelaku usaha Indonesia mengekspor produknya ke Arab Saudi sebagai salah satu pasar nontradisional yang cukup prospektif. Pasalnya, jemaah haji dan umrah Indonesia merupakan yang terbesar.

Kepala Badan POM Penny K Lukito menyampaikan hal itu dalam keterangan resminya kemarin di sela kunjungannya ke The 3rd SFDA Annual Conference & Exhibition di Riyadh, Arab Saudi.

SFDA Annual Conference & Exhibition merupakan acara terkemuka Saudi Food and Drug Authority (SFDA) di wilayah Arab Saudi di bidang makanan, obat-obatan, dan alat kesehatan, serta promosi kesehatan. Dalam forum itu, Indonesia didapuk sebagai tamu kehormatan. Sepuluh perusahaan yang mengikuti pameran di sana, antara lain PT Kalbe Farma, PT Indofood, dan PT Dexa Medica. Sementara itu, PT Biofarma dan Mersifarma menjadi peserta konferensi.

Sebelum menghadiri forum itu, Kepala Badan POM berkesempatan menggelar pertemuan kehormatan dengan Kedutaan Besar RI di Riyadh, Minggu (29/9).  Badan POM juga mengadakan pelatihan kepada otoritas regulatori Palestina dan Yordania dalam kerangka Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS).  Duta Besar RI di Riyadh Agus Maftuh menyambut baik kehadiran Badan POM di Arab Saudi. “Dengan SFDA nanti, Badan POM dapat berdiskusi standar yang harus dipenuhi agar produk Indonesia diterima di Arab Saudi,” tandasnya. (RO/Sru/H-2)

BERITA TERKAIT