01 October 2019, 20:01 WIB

Polres Jakut Amankan 114 Oknum Pelajar Gadungan


Tri Subarkah | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
 ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Petugas gabungan kepolisian dan TNI mengamankan ribuan pelajar yang akan mengikuti aksi unjuk rasa.

AKSI unjuk rasa yang dilakukan sejumlah elemen masyarakat rentan ditunggangi oleh kelompok tertentu. Bahkan terdapat sejumlah orang yang rela melakukan demonstrasi karena dibayar.

Setidaknya Polres Jakarta Utara mengamankan sebanyak 114 oknum pelajar gadungan yang akan melancarkan aksinya pada Senin (30/9).

Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kapolres Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto. Menurut Budhi, oknum pelajar gadungan tersebut beraksi setelah dijanjikan sejumlah uang.

"Mereka diiming-imingi uang Rp40 ribu," kata Budhi melalui pesan singkat Selasa (1/10).

Namun, Budhi belum bisa menyebut siapa penyokong dana tersebut. "Masih diselidiki."

Sementara itu menurut, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, pihaknya sedang mendata jumlah pelajar gadungan yang sudah diamankan.

59 Pelajar Terdampar

Selain 114 oknum pelajar gadungan, Polres Jakarta Utara juga mengamankan 59 pelajar asal luar Jakarta usai melakukan aksi unjuk rasa. Bahkan, dua diantaranya masih berseragam putih-merah.

"Pagi ini kami menemukan anak-anak yang kelelahan dan tertidur usai berdemo di gedung DPR. Kami temukan di Terminal Tanjung Priok ada 59 orang dan dua diantaranya anak SD," papar Budhi.

Para pelajar tersebut, lanjut Budhi, berasal dari Cirebon, Jawa Barat. Mereka datang ke Jakarta dengan menumpang kendaraan. Sebagian besar pelajar tersebut sudah dikembalilan ke orang tuanya dengan perjanjian untuk tidak melakukan aksi yang sama kepada polisi. (OL-4)

BERITA TERKAIT