01 October 2019, 17:50 WIB

Jadi Ketua DPR, Puan: Bukti Perempuan Bisa Berpolitik


 Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

MI/SUSANTO
 MI/SUSANTO
Anggota DPR RI fraksi PDI Perjuangan Puan Maharani (tengah) diajukan sebagai Ketua DPR RI Periode 2019-2024. 

PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai pemenang Pemilu 2019 telah mengusulkan Puan Maharani sebagai Ketua DPR RI 2019-2024. 

Hal itu pun menyimpan pesan penting yakni dunia politik bukan hanya milik kaum laki-laki dan suara perempuan bisa lebih kuat masuk produk legislasi.

"Bahwa ternyata politik itu bukan suatu hal yang tabu (buat perempuan), politik itu dinamikanya berkembang, sangat dinamis, dan ternyata bisa juga menghasilkan perempuan-perempuan yang nantinya bisa membawa manfaat bagi Indonesia,” ujar Puan Maharani saat memberikan keterangan resmi, di Ruang Fraksi PDIP, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (1/10).

Menurut dia, PDIP mengusulkan namanya sebagai Ketua DPR lima tahun ke depan. Nantinya setelah dilantik sebagai Ketua DPR 2019-2024, dia akan menjadi perempuan pertama yang menduduki Ketua DPR atau sejak lembaga ini berdiri.

"Nantinya akan pecah telor perempuan pertama menjadi Ketua DPR setelah 74 tahun (Indonesia merdeka)," kata Puan.

Baca juga: Puan Pilih Kualitas Ketimbang Kuantitas Legislasi

Sebagai Ketua DPR perempuan pertama, Puan berharap hal ini bisa menjadi inspirasi bagi perempuan-perempuan Indonesia. Menyangkut proyeksi kerja DPR ke depan akan dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan empat pimpinan lain.

“Jadi terkait hal-hal yang akan dilakukan pimpinan baru ke depan tentu saja nanti setelah pelantikan, baru bisa kami sampaikan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pelantikan Ketua DPR 2019-2024 baru akan digelar lewat sidang paripurna pada pukul 19.00 WIB malam ini. (A-4)

BERITA TERKAIT