01 October 2019, 16:18 WIB

Polisi Tetapkan Tujuh Tersangka Kerusuhan Wamena


Tri Subarkah | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Gusti Tanati
 ANTARA FOTO/Gusti Tanati
Warga Wamena yang diangkut menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU untuk mengungsi ke Jayapura.

PIHAK kepolisian menetapkan tujuh orang sebagai tersangka atas kerusuhan di Wamena. Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo.

"Untuk tersangka saat ini sudah tujuh orang di Polsek Wamena, masih dilakukan proses pemeriksaan secara memdetail," ujar Dedi di Mabes Polri, Selasa (1/10).

Meskipun belum mau mengungkap identitas ketujuh tersangka itu, namun Dedi mengatakan bahwa mereka telah melanggar Pasal 170 KUHP, Pasal 351 KUHP, dan Pasal 338 KUHP. Ia juga menduga mereka terlibat dalam kelompok Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP).

"Dugaan sementara yang terlibat langsung dari Kelompok KNPB ada beberapa tokoh sudah dilakukan pengamanan di Polres Jayapura. Dari ULMBP juga," papar Dedi.

"Sasaran dari ULMBP melakukan provokasi, mengangkat isu Papua pada kegiatan tanggal 9-11 di Komisi HAM di Jenewa itu gagal," lanjutnya.

Kegagalan kelompok ULMBP, sebut Dedi, juga terulang lagi di Sidang Umum PBB di New York pada tanggal 23-27 September.

Dedi menambahkan bahwa pihak kepolisian maupun TNI saat ini mengantisipasi gerakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"(Mereka) melakukan tindakan penyerangan, pembunuhan dan tindakan kriminal lainnya kepada masyarakat. Ini yang diantisipasi oleh aparat keamanan di sana. Agar kelompok tersebut tidak melakukan tindakan-tindakan kejahatan kepada masyarakat maupun aparat. Tentunya TNI Polri akan melakukan pengejaran dan penegakan hukum pada KKB di Papua," tegas Dedi. (OL-4)

BERITA TERKAIT