01 October 2019, 11:45 WIB

Begini Perasaan Hillary Saat Pimpin Sidang Paripurna


Putra Ananda | Politik dan Hukum

Medcom/Arga Sumantri
 Medcom/Arga Sumantri
Hillary Brigitta Lasut (kanan) saat menjadi pimpinan sementara sidang paripurna awal masa jabatan anggota MPR/DPR/DPD 2019-2024.

CALEG terpilih dengan usia termuda dari Partai NasDem Hillary Brigita Lasut dipercaya sebagai pimpinan sementara memimpin sidang paripurna pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan anggota DPR dan MPR masa bakti periode 2019-2024.

Hillary memimpin sidang paripurna berdampingan dengan Abdul Wahab Dalimunthe dari Partai Demokrat sebagai caleg terpilih tertua dengan umur 80.

"Jadi memang hari ini selain surprise menjadi pimpinan sidang DPR ternyata aku juga diutus menjadi pimpinan sidang MPR. Persiapan jadi double dan semua udah diatur sih sama Setjen. Tinggal doain semoga semua berjalan lancar dan enggak mengecewakan masyarakat," ujar Hillary saat ditemui sebelum sidang paripurna dimulai.

Hillary menjelaskan ia akan ditempatkan oleh partai di Komisi III DPR RI. Komisi tersebut membidangi tentang masalah hukum. Hillary mengaku bidang tersebut sesuai dengan latar belakang pemdidikannya.

Baca juga: Selamat! 575 Caleg Terpilih Resmi Menjabat

"Prioritas sekarang RUU KUHP kan dan mungkin akan dibahas juga beberapa hal mengenai beberapa hal kemarin mengenai pengajuan perpu KPK. Kalau aku sendiri secara pribadi kalau aku lihat belum ada UU yang spesifik mengatur cyber crime, ilegal fintech seperti yang di Amerika. Aku kepengen ajuin juga di Komisi III," ujarnya.

Hillary juga menuturkan pesan Ketua Umum NasDem Surya Paloh untuk dirinya.

Ia diminta ketua umum NasDem untuk menjadi anak muda yang revolusioner yang datang dengan politik gagasan sehingga bisa membantu anak muda lain.

"Semoga di Indonesia ini boleh datang anak muda setidaknya boleh mengingat yang paling penting itu persatuan NKRI dan jangan sampai cepat terprovokasi, karena masalah kecil seperti yang kemarin," ujarnya. (OL-2)

BERITA TERKAIT