01 October 2019, 09:32 WIB

Kapolda Papua Kunjungi Pengungsi Wamena di Sentani


Antara | Nusantara

AFP
 AFP
Para pengungsi dievakuasi setelah rusuh di Wamena, Papua. 

KAPOLDA Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw didampingi Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Irham W dan Danlanud Silas Papare Marsma Tri Wibowo mengunjungi para pengungsi korban kerusuhan Wamena, di Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (1/10).  Jendral bintang dua itu, pertama kali mengunjungi para pengungsi yang ditampung di Markas Lanud Silas Papare di Distrik Sentani. Di sini, mantan Kapolda Papua Barat dan Sumatera Utara itu terlihat menyapa para pengungsi dan mendengarkan cerita mereka.    

Seusai itu, mantan Waka Baintelkam Mabes Polri itu melanjutkan perjalanan ke markas Yonif RK 751/VJS yang tak jauh dari Markas Lanud Silas Papare. Di sini, Irjen Pol Paulus Waterpauw yang baru sehari mengemban kembali tugas sebagai Kapolda Papua itu, juga menyapa dan mendengar sejumlah cerita dari para pengungsi yang ditampung di aula markas Yonif RK 751/VJS.
   
Ilham, 17 pemuda asal Makasar, Sulawesi Selatan yang berprofesi sebagai tukang ojek di Sinakma, Kabupaten Jayawijaya yang ditemui wartawan mengaku terpaksa mengungsi karena peristiwa pekan lalu.   

"Iya, saya ikut mengungsi karena situasi di Wamena tidak nyaman, mungkin kalau sudah aman lagi, akan kembali ke sana. Tapi sekarang ini mau pulang dulu ke kampung," kata Ilham didampingi sejumlah pengungsi lainnya.   

Rafika, 23 asal Maluku yang sedang melaksanakan bakti sosial di Wamena, Kabupaten Jayawijaya mengaku cukup trauma dengan peristiwa pada Senin pekan lalu.    

"Kami dari OKP Ikatan Mahasiswa Pemuda Indonesia Timur sedang berada di Wamena melaksanakan bakti sosial. Rencananya tiga bulan tapi baru sebulan sudah ada peristiwa itu," terang Rafika.

baca juga: Petugas Pemadam Karhutla Diancam

Rafika yang didampingi sejumlah rekan-rekannya mengaku di tempat pengungsian, segala kebutuhan cukup terpenuhi.    

"Terima kasih kepada semua warga yang telah peduli kepada kami, harapannya Wamena segera kondusif," ujarnya. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT