01 October 2019, 05:45 WIB

KRL Dilempari, Lukai Penumpang


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

MI/Pius Erlangga
 MI/Pius Erlangga
Calon penumpang KRL memanjat pagar pembatas untuk memasuki kereta di Stasiun Palmerah

PENGACAU mulai meneror masyarakat dengan melempari transportasi umum sehingga mengakibatkan kerusakan kereta komuter dan melukai penumpang. 

Pihak PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengaku kecewa atas pelemparan yang dilakukan sejumlah kelompok orang di lintasan Stasiun Kebayoran-Stasiun Pondok Ranji secara sengaja.  Pelemparan terjadi Senin (30/9) pukul 16.13 WIB terhadap KRL Commuter Line KA 2016 tujuan akhir Stasiun Serpong. Vice President Corporate Communications PT KCI Anne Purba menuturkan akibat pelemparan itu kaca jendela pecah di bagian kanan dan kiri kereta.

“Pelemparan juga membuat seorang pengguna terluka. Pengguna yang terluka telah mendapat pertolongan pertama dari petugas paramedis di Pos Kesehatan Stasiun Sudirman,” ujar Anne.

Lebih lanjut Anne menyatakan kaca yang pecah di kedua sisi kanan dan kiri kereta mengindikasikan pelemparan telah direncanakan sekelompok orang. “Tindakan tersebut sangat berbahaya dan mengancam keselamatan para pengguna dan petugas yang berada di dalam KRL,” cetusnya.

Dia mengutip Undang-Undang No 23 Tahun 2007 tentang Perke-retaapian dengan tegas mengatur larangan bagi setiap orang untuk berada di ruang manfaat jalur kereta api dan melakukan perbuatan yang mengakibatkan rusaknya sarana dan prasarana perkeretaapian.

“PT KCI mengajak semua pihak untuk tetap menjaga keselamatan dan ketertiban bersama. Hal itu perlu dipahami bersama, termasuk oleh mereka yang beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api,” tandas Anne. 

Terkait dengan demo di depan Gedung MPR/DPR RI, PT KCI terpaksa memberlakukan rekayasa operasi kereta rel listrik pada relasi Tanah Abang-Maja/Serpong/­Parung/Rangkasbitung hanya sampai Kebayoran.

Tindakan itu diambil, menurut Anne, melihat perkembangan situasi di sekitar Stasiun Palmerah yang cenderung tidak kondusif dan dipenuhi massa hingga masuk ke jalur rel. “PT KCI senantiasa mendahulukan keselamatan pengguna dan operasional perkeretaapian dalam memberikan layanan.” 

Pengguna KRL dengan tujuan arah Serpong-Parung Panjang-Maja-Rangkas Bitung pun terpaksa naik KRL dari Stasiun Kebayoran. Untuk menyesuaikan dengan rekayasa operasi, penjualan tiket di Stasiun Palmerah juga ditutup.


Hadang

Secara terpisah, meski telah dijelaskan bahwa demo ke Gedung DPR bukan ranah siswa, sejumlah orang yang berpakaian pelajar masih terprovokasi di Bekasi, Depok, dan Tangerang. Polisi menghadang mereka di perbatasan menuju Jakarta.  

Aksi penghadangan di Kota Bekasi sempat memanas karena adanya pihak-pihak yang mengompori agar melawan petugas. Anak-anak muda yang berpakaian pelajar pun melempari polisi dengan batu. 

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing menyatakan polisi akhirnya mengejar mereka sehingga kocar-kacir, tapi tidak melakukan penangkapan. 

Kapolsek Jatiuwung Komisaris Aditya Sembiring memimpin langsung penghadangan dan mengamankan sekitar 50 berpakaian pelajar di Tangerang. “Mereka tergerak karena ajakan lewat media sosial. Mereka hanya ikut-ikutan,” jelas Aditya. (Put/Gan/SM/KG/J-1) 

BERITA TERKAIT