01 October 2019, 03:50 WIB

Tol Tingkatkan Mobilitas Masyarakat


MI | Ekonomi

ANTARA
 ANTARA
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Basuki Hadimuljono 

MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Basuki Hadimuljono menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur untuk mendukung arus urbanisasi yang terus meningkat saat ini.  

“Jawa ini akan jadi urbanized island, mungkin tidak sampai lima tahun, kalau jaringan tol sudah tersambung,” kata Basuki dalam High-level Roundtable bertajuk Asian ­Cities: Fostering Growth and Inclusion, di Jakarta, kemarin.

Basuki mengatakan, saat ini dengan tersambungnya Tol Trans-Jawa dari ujung barat ke timur telah mengubah perilaku penduduk dan pola kegiatan ekonomi. Menurutnya, pembangunan tol di berbagai daerah di Pulau Jawa telah meningkatkan mobilitas masyarakat. Perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lain pun terus meningkat. Dia mencontohkan orang Malang bisa sarapan pecel khas Madiun saban akhir pekan. Begitu juga dengan proses distribusi barang yang makin cepat dan efisien. 

“Bongkar muat ekonomi atau barang tidak hanya di Tanjung Priok, Jakarta. Banyak barang yang bongkar di pelabuhan Semarang dan dibawa ke Jakarta. Ini memangkas biaya bongkar barang di Pelabuhan Tanjung Priok yang cukup mahal,” imbuhnya.

Basuki menambahkan, urbanisasi saat ini bukan lagi beban dan masalah. Urbanisasi mendukung perekonomian apabila dibuat perencanaan yang baik. Selain itu, perlu adanya regulasi yang dapat mendukung dan mengatur urbanisasi. 

Basuki juga menambahkan tersambungnya Tol Trans-Jawa tidak hanya terdapat di utara Jawa. Wilayah Jawa bagian selatan juga akan segera memiliki jaringan tol sendiri yang akan mendukung konektivitas. 

Lima tahun ke depan pemerintah berencana membangun tol Semarang-Demak, Demak-Kudus-Pati-Rembang-Tuban-Surabaya, kemudian dari Cileunyi-Garut-Tasik, dan Cilacap-Kulon Progo-Yogya-Solo.

Selain di Jawa, pemerintah juga menggenjot pembangunan Tol TransSumatra. Presiden Jokowi, kemarin, telah menyetujui penambahan penyertaan modal negara sebesar Rp10,5 triliun PT Hutama Karya untuk melanjutkan pembangunan jalan Tol Trans-Sumatra. (Van/Ant/E-3)

BERITA TERKAIT