01 October 2019, 00:50 WIB

Tagana Perkuat Mitigasi Bencana


MI | Nusantara

Dok. Kemensos
 Dok. Kemensos
Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita (kanan) didampingi Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat (kedua kanan)

INDONESIA ke depan harus terus memperkuat mitigasi bencana berbasis masyarakat melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Kampung Siaga Bencana. Pasalnya, ancaman bencana terus ada, dari gempa bumi, tsunami, gunung meletus, hingga banjir bandang. 

“Untuk itu, kami terus meningkatkan kemampuan Ta-gana, di antaranya melalui jambore. Tahun ini, kerja Tagana difokuskan pada upaya mengajak masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah bencana dengan menjaga alam,” tutur Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita di Pasuruan, Jawa Timur. 

Kemarin, Menteri Sosial membuka Jambore dan Bakti Sosial Tagana 2019 yang berlangsung pada 25-29 September. Kegiatan bertajuk Tagana Menjaga Alam itu dihadiri 2.750 personel Tagana dari seluruh Indonesia, perwakil-an ASEAN Malaysia, Brunei Darussalam, dan Myanmar. 

Hadir pula perwakilan NGO nasional dan internasional, delegasi Kampung Siaga Bencana, Pilar-Pilar Sosial, dan relawan kebencanaan lainnya. 

“Jambore dan Bakti Sosial Tagana 2019 adalah momentum personel Tagana meningkatkan kompetensi dan kapasitas dalam penanggulangan bencana. Kegiatan ini juga menjadi wadah para relawan kebencanaan di Indonesia dan ASEAN bertemu untuk berbagi pengalaman dan proses belajar bersama dari setiap karakteristik bencana dan budaya,” tambahnya. 

Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak Tagana ikut mengurangi penggunaan sampah plastik, terus menanam pohon dan memeliharanya. 

“Masih banyak masyarakat yang harus diedukasi sehingga mereka sadar bahaya sampah plastik,” ujar Khofifah.

Di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Kantor SAR Maumere melatih 29 warga untuk bisa melaksanakan pertolongan di permukaan air. Mereka resmi direkrut jadi anggota SAR. “Mereka relawan yang sewaktu-waktu bisa dipanggil jika ada bencana,” papar Karel Roni Ileng, panitia program. (BN/PT/N-2)

BERITA TERKAIT