30 September 2019, 22:50 WIB

Trump Tuding Elite Demokrat Pembohong


MI | Internasional

AFP
 AFP
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

PRESIDEN Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan ingin bertemu pelapor rahasia yang memicu dan menyeretnya ke risiko penyelidikan pemakzulan. Pelapor pelanggaran atau whistleblower, yang dijadwalkan akan memberikan kesaksian segera di hadapan Kongres, mengkhawatirkan keselamatan mereka jika identitas terungkap.

Melawan krisis terdalam kepresidenannya, Trump dalam serangkaian cicitan mencerca tuduhan bahwa ia harus dimakzulkan karena mendesak Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, untuk menyelidiki Joe Biden, calon penantangnya untuk Gedung Putih 2020.

“Seperti setiap orang Amerika, saya layak untuk bertemu dengan penuduh saya, terutama ketika penuduh mempresentasikan percakapan sempurna dengan seorang pemimpin asing dengan cara yang benar-benar tidak akurat dan curang,” ujar Trump.

Trump juga menuduh anggota parlemen Demokrat Adam Schiff berbohong kepada Kong­res, pekan lalu, tentang isi percakapan Trump dengan Presiden Zelensky dalam panggilan telepon pada Juli lalu.

Sementara itu, Rusia turut mengomentari langkah Gedung Putih merilis memo percakapan telepon antara Trump dan Zelensky. Moskow menyebut tindakan seperti itu menunjukkan risiko berhubungan dengan Washington.

“Merilis transkrip yang dilakukan AS mengubah format hubungan antarnegara, antara pemimpin nasional, dan antara politisi,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, Minggu (29/9) waktu setempat.

Dia mengatakan konsekuensi negatif dari keputusan AS untuk melakukan hal seperti itu bisa serius. Di sisi lain, mantan jaksa penuntut umum Ukraina, Yuriy Lutsenko, mengatakan tidak ada alasan bagi negaranya untuk menyelidiki rival Trump, Joe Biden. Lutsenko mengatakan penyelidikan terhadap Biden dan putranya harus dimulai di AS.

“Saya tidak tahu alasan untuk menyelidiki Joe Biden atau Hunter Biden menurut hukum Ukraina,” ujarnya.

Transkrip percakapan Trump kepada Zelensky menunjukkan Trump mendesaknya untuk menyelidiki tuduhan korupsi yang didiskreditkan terhadap Biden dan putranya, Hunter Biden. Trump dan sekutunya menyebut Biden, kala itu sebagai wakil presiden Obama, mendo­rong pemecatan jaksa penuntut utama Ukraina, Viktor Shokin, karena telah menyelidiki perusahaan gas alam Ukraina, yang mempekerjakan Hunter Biden. (AFP/BBC/Xinhua/Hym/X-11)

BERITA TERKAIT