30 September 2019, 19:09 WIB

Menristek Dikti Minta Para Rektor Ajak Dialog Mahasiswa


Syarief Oebaidillah | Politik dan Hukum

MI/MOHAMAD IRFAN
 MI/MOHAMAD IRFAN
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir 

GUNA menciptakan suasana kondusif menjelang pelantikan DPR dan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Menristek Dikti M Nasir meminta para rektor mengajak dialog para mahasiswa di kampus masing masing. Pasalnya, apa yang menjadi tuntutan tentang penangguhan pengesahan sejumlah Rancangan Undang Undang (RUU) telah terpenuhi.

“Kami mengundang para rektor dan kepala lembaga pendidikan tinggi se-Indonesia mengantisipasi perkembangan sekarang. Kami meminta para rektor dapat membuat kondisi yang kondusif. Situasi yang teduh menjelang pelantikan DPR maupun Presiden dan Wakil Presiden. Jadi saya meminta para rektor berdialog bersama dengan para mahasiswa,” kata Menristek Dikti M Nasir menjawab wartawan usai pertemuan tertutup dengan para rektor dan kepala lembaga pendidikan tinggi di kantor Kemenristek Dikti, Jakarta, Senin (30/9).

Baca juga: 18 Mahasiswa Ajukan Uji Materi Terkait Undang-Undang KPK

Menurut Nasir, tuntutan mereka terhadap sejumlah RUU dan semua peraturan perundang-undangan yang ada yang sedang dibahas DPR dapat didialogkan, pihaknya juga akan meng undang anggota DPR.

“Yang jelas RUU itu tidak akan disahkan sampai anggota DPR ini berakhir, ini akan diselesaikan oleh anggota DPR berikutnya. Maka saya meminta para rektor bisa mengajak dialog pada mahasiswa. RUU itu kan sudah ada di mana-mana, kan bisa dibahas. Apa masukannya, keinginannya, apa yang belum termasuk, sehingga itu bisa menjadi masalah yang harus kita selesaikan bersama,” paparnya.

Menyinggung meninggalnya mahasiswa dari Universitas Halu Oleo (UHO) saat aksi demonstrasi di Kendari , Sulawesi Tenggara,Nasir mengutarakan rektornya akan memberi laporan kepada “ Saya baru lakukakn penyelidikan. Kalau ada korban harus ada penyelidikan, kenapa terjadi kematian pada seseorang, mahasiswa atau masyarakat, penyebabnya apa, siapa yang salah. Kalau ada harus kita cari. Saya sudah komunikasi dengan kepolisian tolong diselesaikan dengan jalur hukum yang benar,” pungkasnya.(OL-4)

BERITA TERKAIT