30 September 2019, 17:56 WIB

Disdik DKI Siapkan Sanksi Bagi Pelajar Demonstrasi


Selamat Saragih | Megapolitan

ANTARA/GALIH PRADIPTA
 ANTARA/GALIH PRADIPTA
Kadisdik DKI Jakarta, Ratiyono

DINAS Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menyiapkan sanksi pembinaan kepada pelajar yang diketahui turun ke jalan untuk mengikuti aksi demo di depan Gedung DPR, Senin (30/9) siang. 

Kadisdik DKI Jakarta, Ratiyono, menambahkan, pihaknya telah mengeluarkan instruksi agar SMA dan sederajat di DKI memastikan siswanya tidak berdemonstrasi.

"Yang diutamakan adalah pendidikan (sanksi) pembinaan supaya mereka bisa mengikuti tata tertib dengan aturan yang ada," kata Ratiyono menjelaskan rencananya untuk menerapkan sanksi tersebut.

Ratiyono menjelaskan, penerapan sanksi kepada siswa dilakukan sebagai tindak lanjut dari temuan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang menerima laporan adanya ratusan SMA di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten yang telah menyatakan diri untuk ikut berunjuk rasa.

"Sudah saya buat instruksi untuk belajar dengan baik di sekolahnya masing-masing," kata Ratiyono.

Baca juga: Polisi Depok Bubarkan 200 Pelajar yang Hendak Unjuk Rasa ke DPR

Dia tidak bisa memastikan kebenaran dari informasi tersebut. Namun dari situasi di lapangan terlihat adanya siswa SMA yang telah berkumpul di Stasiun Palmerah bahkan ada yang bergerombol naik mobil bak dari arah Blok M menuju DPR.

Tujuan penerapan sanksi pembinaan, lanjut Ratiyono, agar membendung pelajar untuk akan turut mengikuti demonstrasi. 

"Yang jelas antisipasi hukumnya wajib," lanjutnya. (A-4)

BERITA TERKAIT