30 September 2019, 10:00 WIB

Pangeran Salman Bantah Perintahkan Pembunuhan Khashoggi


Basuki Eka Purnama | Internasional

AFP/MOHAMMED AL-SHAIKH
 AFP/MOHAMMED AL-SHAIKH
Wartawan Jamal Khashoggi

PUTRA Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman menegaskan dirinya tidak pernah memerintahkan pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi, Oktober lalu.

Dalam sebuah wawancara yang ditayangkan Minggu (29/9), Pangeram Mohammed bin Salman mengatakan, "Tentu saja tidak. Itu adalah kejahatan yang mengerikan. Namun, sebagai pemimpin Arab Saudi, saya bertanggung jawab penuh. Terutama karena kejahatan itu dilakukan oleh individu yang bekerja untuk pemerintahan Arab Saudi."

"Ketika kejahatan dilakukan terhadap warga Arab Saudi oleh pejabat pemerintah, sebagai pemimpin, saya bertanggung jawab," imbuhnya.

Pangeran Mohammed bin Salman mendapat tekanan dari dunia internasional setelah Khashoggi dibunuh dan dimutilasi di Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki.

Putra Mahkota Arab Saudi itu menegaskan aksi pembunuhan itu dilakukan tanpa sepengetahuan dirinya.

Baca juga: Pangeran Salman Sebut Perang dengan Iran akan Ganggu Ekonomi

Riyadh berulang kali membantah Pangeran Mohammed bin Salman mendalangi pembunuhan wartawan Amerika Serikat itu. Mereka menyebut pembunuhan itu dilakukan dalam sebuah operasi liar.

Laporan dari pakar HAM PBB yang melakukan penyelidikan independe menyebut ada bukti kuat yang menghubungkan Pangeran Mohammed bin Salman dengan pembunuhan itu.

Penyelidikan CIA juga menyimpulkan bahwa pembunuhan itu dilakukan atas perintah Pangeran Mohammed bin Salman.

Namun, jaksa Arab Saudi menyatakan Pangeran Mohammed bin Salman dan menghukum sekitar dua lusin orang terkait pembunuhan itu dengan hukuman penjara dengan lima di antaranya terancam divonis mati. (AFP/OL-2)

BERITA TERKAIT