30 September 2019, 09:00 WIB

Surya Paloh Minta Jaga Soliditas di Parlemen


M Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum

MI/Susanto
 MI/Susanto
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyalami para anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terpilih saat ramah-tamah di Jakarta, kemarin. 

KETUA Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, menyalami satu demi satu kader NasDem yang lolos menjadi anggota legislatif pada Pemilu 2019. Suasana penuh keakraban itu terjadi dalam acara ramah-tamah dan pembe­­kalan jelang pelantikan angggota DPR RI pada 1 Oktober 2019.

Sejumlah legislator terpilih yang hadir, di antaranya Prananda Paloh dari Dapil Sumut I, Charles Meikyansyah dari Dapil Jatim IV, Arkananta Akram dari Dapil Kaltara, Taufik Basari dari Dapil Lampung I, serta Muhammad Farhan dari Jabar I.

Di hadapan para kader terpilih, Surya memastikan bahwa NasDem akan mengusung Lestari Moerdijat, anggota DPR RI terpilih dari Dapil Jateng II sebagai calon pimpinan MPR periode 2019-2024.

“Pada malam ini juga saya menyatakan kita memiliki hak berdasarkan UU MD3 untuk duduk di unsur pimpinan MPR, yakni Ibu Lestari Moerdijat,” kata Surya di Hotel Shangri-La, Jakarta, tadi malam.

Selain itu, Surya juga mengumumkan calon pimpinan DPR dari NasDem, yakni Rachmat Gobel dari Dapil Gorontalo. Untuk Fraksi NasDem DPR akan kembali dipimpin Ahmad Ali.

Surya mengingatkan bahwa ketua fraksi dan unsur pimpinan lembaga legislatif ialah ujung tombak, pemegang komando perpanjangan partai di parlemen. Ia berharap 59 caleg terpilih yang akan segera dilantik dapat membangun kerja sama dan punya team work buliding yang kuat.

“Saya berharap, 59 anggota ini bersatu dalam satu kesatuan, satu bahasa, satu semangat, satu tekad, dan satu tujuan karena kita tak hanya sendiri di parlemen, ada sembilan fraksi. Maka itu, memerlukan strategi dan kelincahan bagi partai yang mempunyai 59 anggota ini,” tegasnya.

 

Patut bersyukur

Ketua Fraksi NasDem DPR sekaligus caleg terpilih dari dapil Sulteng, Ahmad M Ali, menyebut acara tersebut bukan untuk me­rayakan kemenangan NasDem yang berhasil naik ke posisi em­­pat dari 16 parpol nasional pe­serta Pe­milu 2019. Acara itu bertujuan menyatukan persepsi sebelum caleg terpilih bertugas di parlemen.

“Acara malam ini merupakan pertemuan yang pertama kali ki­ta lakukan sebelum melaksa­nakan tugas kedewanan. Ini un­tuk menyatukan persepsi kita sebelum menjalankan tugas negara,” ujar Ali.

Dia menyatakan Partai NasDem wajib bersyukur atas capai­an yang diraih dalam pemilu kali ini. Namun, capaian itu tak boleh membuat para kader berpuas diri. “Insya­ ­Allah pada 2024, NasDem berada pada peringkat nomor satu,” ujarnya optimistis.

Pada Pemilu 2019, NasDem meloloskan 59 kadernya ke Se­­nayan. Jumlah itu meningkat dari perolehan pada Pe­milu 2014 yang hanya 36 kursi. NasDem kali ini meraih 9,05% dari total suara sah nasional atau sebanyak 12.661.792 suara.

Di sisi lain, Wakil Ketua MPR, Ahmad Basarah, memberikan pembekalan materi empat pilar dan sosialisasi nilai-nilai kebangsaan kepada 711 anggota MPR terpilih, terdiri atas 575 anggota DPR dan 136 anggota DPD. “Latar belakang lahirnya sosialisasi empat pilar MPR adalah munculnya kekhawatiran terhadap deideologisasi Pancasila, khususnya pada Orde Reformasi yang diawali dengan penghapusan penataran P4, pembubaran BP7, dan penghapusan mata pelajaran Pancasila pada revisi UU Sisdiknas Tahun 2003,” jelasnya.

Sejak saat itu, imbuhnya, upa­ya sosialisasi dan pemantapan mental ideologi anak bangsa di­serahkan kepada mekanisme pasar bebas. (Ant/P-3)

BERITA TERKAIT