29 September 2019, 19:59 WIB

Densus Tangkap Dosen dan Purnawirawan TNI Pemilik Molotov


tri subarkah | Megapolitan

AFP
 AFP
Ilustrasi bom molotov

DENSUS 88 Antiteror Polri enangkap seorang dosen dari sebuah perguruan tinggi di Bogor, Jawa Barat karena diduga menginisiasi dan menggerakkan pembuatan bom molotov untuk aksi Mujahid 212, Sabtu (28/9)

Bom itu dibuat untuk memicu kerusuhan saat aksi digelar.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Dicky Ario Yustianto enggan berkomentar lebih jauh. Pihaknya melimpahkan kabar tersebut ke Polda Metro Jaya.

"Waduh, ke Pak Argo (Kombes Pol Argo Yuwono) aja. Soal siapa-siapanya kita nggak tahu. Ke Pak Argo aja ya," ujarnya saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (29/9).


Berdasarkan informasi yang dihimpun, polisi menangkap Abdul Basith di Jl Maulana Hasanudin, Kec. Cipondoh Tangerang Kota pada Sabtu (28/9) pukul 01.00 WIB.

Ia diduga berperan untuk menyuruh membuat bahan peledak jenis bom molotov dan menyimpan bom tersebut di rumahnya. Barang bukti yang diamankan antara lain 29 bahan peledak jenis bom molotov, satu buah ponsel, KTP, dan dompet.

Adapun kelima pelaku lainnya adalah Sugiono alias Laode, Yudhi Febrian, Ali Udin, Okto Siswantoro, dan Sony Santoso. Salah satu terduga pelaku diketahui seorang purnawirawan TNI.

Keenam pelaku disangkakan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat No 12 Tahun 1951 Tindak pidana membuat, menguasai, membawa, menyimpan, mengangkut, menyerahkan dan atau berusaha menyerahkan bahan peledak.

Sampai berita ini dibuat, pihak Polda Metro Jawab masih belum memberikan keterangan. (OL-8)

 

 

 

 

 

BERITA TERKAIT