29 September 2019, 09:40 WIB

Hasil Evaluasi di Tangan Kemenpora


Media Indonesia | Olahraga

MI/PANCA SYURKANI
 MI/PANCA SYURKANI
Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk SEA Games, Harry Warganegara.

BERAPA dan apa cabang olahraga yang akan diikuti Indonesia di SEA Games 2019 bakal diketahui besok. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan memutuskan hal tersebut setelah mengkaji hasil monitoring dan evaluasi (monev) terhadap atlet-atlet dari 52 cabor yang dilakukan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) bersama tim Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk SEA Games, Harry Warganegara.

“Intinya, tim monev membedah 52 cabor, dan telah kami berikan ke Kemenpora. Jadi, hasilnya nanti lihat dari keputusan Kemenpora,” tutur Harry.

Dari monev yang dilakukan juga dibuat proyeksi peroleh­an jumlah medali dari SEA Games yang akan berlangsung di Fi­lipina pada November dan Desember mendatang.

Sementara itu, Kemenpora menyatakan bahwa proses finalisasi cabor dan jumlah atlet yang akan diberangkatkan ke SEA Games dibahas secara intens. Menurut Kepala Bidang Olahraga Internasional Deputi IV Kemenpora Yayan Rubaeni, pihaknya fokus untuk memilah cabor-cabor mana saja yang berpeluang raih medali.

Terkait dengan entry by name, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) menyatakan telah mengirimkan daftar nama atletnya ke panitia penyelenggara SEA Games. Jumlah atlet PASI yang akan ke Filina berjumlah 35 orang. Namun, tak ada nama sprinter Lalu Muhammad Zohri di dalam daftar itu. Sebelumnya, Ketua PASI Bob Hasan mengatakan Zohri tidak dilibatkan karena pihaknya ingin juga memberikan kesempatan kepada atlet junior agar bisa mendapat jam terbang di kompetisi internasional.

Hal yang sama juga dilakukan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia yang menggabungkan atlet junior dengan senior. Diharapkan proses rege­nerasi berjalan sehingga nantinya Indonesia memiliki banyak pebulu tangkis andalan baru.

“Saya rasa kami punya misi ke depan untuk regenerasi pemain ya. Jadi, kami berani ambil risiko tersebut dengan semua konsekuensinya,” ucapnya. (*/R-3)

BERITA TERKAIT