27 September 2019, 11:00 WIB

Whitesky Aviation Perkuat Industri Helikopter Tanah Air


Andhika Prasetyo | Ekonomi

HELIKOPTER memiliki peran yang cukup penting dalam berbagai aktivitas masyarakat, tidak terkecuali di Asia Tenggara. Tercatat, ada sekitar 1.137 helikopter yang beroperasi di kawasan untuk berbagai keperluan, mulai dari sarana transportasi dalam perkotaan, penghubung dalam industri lepas pantai, SAR dan emergency maupun privat dan korporasi.

Industri helikopter diyakini akan tumbuh seiring dengan membaiknya pertumbuhan industri dan ekonomi di ASEAN. Terlebih, kini harga komoditas seperti minyak dan gas berangsur membaik sehingga mampu mendorong industri penerbangan.

CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja melihat potensi dan pertumbuhan pasar helikopter di Indonesia sangatlah besar.

Guna memaksimalkan peluang yang ada, perusahaan penyedia jasa layanan penerbangan tidak berjadwal itu pun menciptakan Helicity, sebuah platform digital layanan helikopter untuk retail.

Melalui platform itu, konsumen bisa menggunakan layanan transportasi helikopter dengan mudah, mulai dari cek ketersediaan jadwal, helipad terdekat serta beragam fitur lain.

"Ada beberapa operator helikopter yang tertarik untuk berkolaborasi dengan Helicity di masa mendatang. Adaptasi bisnis ini memang sangat menjanjikan," ujar Denon melalui keterangan resmi, Jumat (27/9).

Baca juga: Sumsel Turunkan Tujuh Helikopter Atasi Karhutla

Bahkan, ia optimistis bisnis tersebut akan bisa merambah negara-negara tetangga di Asia Tenggara dalam waktu dekat.

Untuk bisa terus membuka jalan industri helikotper yang lebih maju ke depannya, Whitesky Aviation pun telah merampungkan pembangunan tahap pertama bandara komersial khusus helikopter (heliport) pertama di Indonesia dan terbesar di Asia Tenggara yang berlokasi di Jalan Perimeter Selatan, Neglasari kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Bandara khusus helikopter itu menempati lahan seluas 2,8 hektare.

Dengan nilai proyek senilai Rp60 miliar, heliport tersebut dilengkapi berbagai fasilitas seperti helipad, shooting point, hanggar khusus helikopter, kawasan kantor, fasilitas beserta personel untuk evakuasi medis dan lain sebagainya.

"Setelah pembangunan tahap pertama ini rampung, heliport sudah bisa dioperasionalkan untuk tahap uji coba. Secara resmi heliport ini akan dibuka pada akhir tahun," tuturnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT