20 September 2019, 20:48 WIB

NTB Giat Undang Investor Asing


Antara | Nusantara

Antara
 Antara
 Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah dengan tokoh masyarakat di Mataram, Jumat (20/9).

GUBERNUR Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah mengaku selama satu tahun pemerintahannya masih belum sempurna. Itu sebabnya dia meminta semua pihak untuk terus bahu-membahu memajukan NTB.

Salah satu upaya yang terus ia lakukan adalah mengundang investor. Sebab bagaimanapun mereka membutuhkan investor untuk membangun.

“Awal Agustus lalu saya dan Bupati Lombok Utara telah resmi bekerjasama dengan PT Diamar Mitra Kayangan dan Sungdong Group dari Korea Selatan dalam pembangunan Global Hub Bandar Kayangan yang nantinya akan menjadi galangan kapal terbesar di dunia dengan didukung dengan kawasan bisnis lain yang saling terintegrasi," tutur Zulkieflimansyah di Lombok, Jumat (20/9).

Baca juga: Jumlah Penduduk Miskin di NTB Turun 0,07%

"Kita sudah memberangkatkan 300 peserta untuk mengikuti pelatihan di Korea Selatan selama beberapa tahun lalu kembali ke NTB untuk mengelola proyek ini. Rencananya proyek ini akan menyerap hingga 140 ribu tenaga kerja," imbuhnya.

Diakuinya, pascabencana gempa yang melanda mereka, ia bersama Wakil Gubernur Sitti Rohmi Djalilah memang fokus membangun infrastruktur. Meski begitu ia juga tidak melupakan pembangunan sumber daya manusia.

“Infrastruktur penting tapi pengembangan manusia juga prioritas kami. Desember 2018 lalu, saya meresmikan bekerjasama dengan Kujawsko – Pomorskie, Polandia untuk sektor pendidikan dan investasi. Program tersebut itu pasti dirasakan banyak orang karena menyangkut konektivitas kehidupan masyarakat."

“Tetapi memang NTB pascagempa masih membutuhkan proses pemulihan. Alhamdulillah berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin pada Maret 2019 adalah 14,56%. Angka tersebut menurun 0,07% dibanding September 2018 atau sebelum bencana gempa bumi dan tsunami," kata Zulkieflimansyah lagi.

Hasil kerja keras Gubernur NTB memang sudah menunjukan hasilnya. Mulai dari pembangunan infrastruktur, transportasi, kesehatan, pendidikan, pariwisata hingga penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran.

Tidak berlebihan jika sejumlah penghargaan disabet NTB. Pada Juli silam misalnya, Zulkieflimansyah menerima Indonesia Attractiveness Award katagori Gold Pelayanan Publik.

Program unggulannya adalah NTB Care, Revitalisasi Posyandu, Program NTB tanpa sampah (NTB Zero Waste) dan Balance Score Card (BSC). Balance Score Card adalah metode pengukuran hasil kerja yang biasanya digunakan oleh perusahaan multinasional.

"Saya berkomitmen akan untuk terus meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat. Saya dan bu Sitti Rohmi Djalilah berjanji untuk selalu menjadi lebih baik. Setiap hari meningkatkan kinerja demi tercapainya NTB Gemilang," ujarnya. (Ant/A-3)

BERITA TERKAIT