20 September 2019, 10:20 WIB

Pesta Budaya Rondang Bittang Targetkan 10.000 Wisatawan


Apul Iskandar | Nusantara

BUPATI Simalungun Jopinus Ramli Saragih (JR) resmi membuka perhelatan Pesta Rondang Bittang (PRB) ke-33 di Pantai Bebas Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Kamis (19/9). Acara tersebut dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beserta ribuan masyarakat.

Bupati JR Saragih bersama Ketua DPRD Johalim Purba, Wakil Bupati Amran Sinaga, Sekda Gideon Purba, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Frans Kishin Panjaitan, Danrem 022/PT Kolonel Inf Raden Wahyu Sugiarto, Sekretaris Partuha Maujana Simalungun (PMS) Japaten Purba bersama-sama memukul gondrang sebagai pertanda dimulainya pembukaan Pesta Rondang Bittang yang akan digelar selama tiga hari, hingga Sabtu (21/9).

Pesta Rondang Bittang (PRB) merupakan salah satu tradisi masyarakat adat Simalungun sebagai ungkapan kegembiraan dan bentuk rasa syukur kepada Yang Maha Kuasa yang diwujudkan dengan mengadakan Pesta Rondang Bittang (bulan yang bersih).

Pesta Rondang Bittang akan mempertandingkan beberapa perlombaan seperti Hagualon, Tortor, Ilah, Taur Taur, Margala, Marjalekkat, Marsalepper, Fotografi Kompetisi, Band Kompetisi, Lomba Stand Pameran serta perlombaan kuliner ciri khas Simalungun.

Baca juga: Soal Wisata Halal Danau Toba, Gubernur: Itu Hoaks sangat Jelek

Perhelatan PRB tersebut diikuti sekitar 32 kontingen kecamatan. JR Saragih mengatakan PRB merupakan pesta budaya rakyat Simalungun yang setiap tahun dilaksanakan yang bertujuan untuk menggali seni dan budaya tradisional Simalungun khususnya kepada generasi muda, pelajar, masyarakat, mahasiswa, turis domestik dan mancanegara.

"Kegiatan budaya Pesta Rondang Bittang diharapkan dapat meningkatkan kunjungan 10.000 wisatawan ke Kawasan Danau Toba sebagai salah satu destinasi pariwisata nasional dengan harapan meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian daerah masyarakat sekitar," ungkap JR Saragih.

Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Simalungun Resman Saragih selaku Ketua Panitia Pelaksana PRB menyampaikan kegiatan sejarah atau cikal bakal kegiatan Pesta Rondang Bittang biasanya diprakarsai oleh pemuda-pemudi kampung secara bergiliran.

"Artinya apabila muda-mudi salah satu kampung melaksanakan PRB, mereka akan mengundang pemuda-pemudi kampung lain yang berdekatan dengan kampung itu untuk sama-sama bersukaria (marmalasni uhur) pada pesta tersebut," kata Resman.

Melalui perhelatan PRB, diharapkan mampu melestarikan dan mengembangkan serta memperkenalkan kebudayaan Simalungun melalui kegiatan saling bernyanyi, menari, bertenun (martonun), berpantun (maruppasa) dan memainkan alat musik tradisional Simalungun (manggual, marsulim, marsordam, dll) dan olahraga tradisional Simalungun (margalah, mandihar, marjalekkat, marlittun, margul-gul).(OL-5)

 

BERITA TERKAIT