19 September 2019, 13:53 WIB

Pejabat dan Tokoh Ethiopia Ucapkan Duka Untuk Mendiang BJ Habibie


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

MENTERI  Negara Urusan Luar Negeri Ethiopia, Markos Tekle, mendatangi KBRI Addis Ababa, Rabu (18/9) waktu setempat, untuk menyampaikan duka cita atas wafatnya mendiang Presiden ke-3 RI BJ Habibie.

Pada kesempatan itu, Markos diterima Duta Besar RI untuk Ethiopia Al Busyra Basnur.

“Atas nama rakyat dan pemerintah Ethiopia, saya menyampaikan rasa duka yang dalam atas berpulangnya mantan Presiden Republik Indonesia, Bapak BJ Habibie. Doa saya untuk beliau dan keluarga serta seluruh bangsa Indonesia,” ujar Markos di buku duka cita seperti disampaikan dalam siaran pers tertulis.

“Ini adalah kunjungan pertama saya ke KBRI Addis Ababa,” kata Markos yang terlihat terkesan melihat ruang pameran, taman, dan hutan mini KBRI Addis Ababa.

Setelah menandatangani buku duka cita, Markos menyempatkan diri menyaksikan pajangan foto-foto kegiatan KBRI dan melakukan tour singkat di Kompleks dan Taman KBRI.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Indonesia yang ikut mendukung dan menyukseskan program pemerintah Ethiopia menanam empat miliar pohon selama musim hujan bulan Juni-September tahun ini,” kata Markos kepada Dubes Al Busyra usai melihat langsung sekitar 70 pohon baru yang sedang tumbuh subur di sekitar Gedung KBRI.

Pohon tersebut ditanam oleh pejabat pemerintah, pengusaha, wartawan, tokoh LSM dan pemuda Ethiopia bersama pejabat dan staf KBRI Addis Ababa pada 20 Juli lalu. Dua pejabat level Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri Ethiopia ikut menanam pohon tersebut.

Beberapa jam setelahnya, pendiri Asosiasi Pemuda Ethiopia-Indonesia, Kalewongel Tesfaye, dan sejumlah tokoh pemuda Ethiopia lainnya juga mendatangi KBRI di Addis Ababa untuk ikut menyampaikan rasa duka.

“Kami berduka yang dalam atas berpulangnya mantan presiden Indonesia, Bapak BJ Habibie dan mendoakan semoga beliau beristirahat di tempat yang baik dengan tenang dan damai. Doa kami juga untuk keluarga dan sahabat yang ditinggalkan,” pesan CEO Youth to Youth itu.

Ia menilai Habibie sebagai tokoh dan pemimpin bangsa yang perlu ditiru oleh banyak orang terutama generasi muda Indonesia dan Ethiopia. (OL-09)

BERITA TERKAIT