18 September 2019, 19:51 WIB

KPK Sebut Imam Nahrawi Terima Rp26,5 Miliar dari Dana Hibah KONI


M. Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum

Dok. MI
 Dok. MI
Imam Nahrawi

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus dana hibah KONI tahun anggaran 2018 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK menduga Imam menerima uang senilai Rp26,5 miliar dari dana hibah tersebut.

“Penerimaan Rp26,5 miliar diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak KONI kepada Kemenpora tahun anggaran 2018. Penerimaan terkait Ketua Dewan Pengarah Satuan Pelaksana Prima dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan IMR (Imam Nahrawi) selaku Menpora,” ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, di Jakarta, Rabu (18/9).

Baca juga: Imam Nahrawi Miliki Harta Kekayaan Rp22,6 Miliar

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tersangka sekaligus menahan Miftahul Ulum, staf pribadi Imam pada Rabu (11/9). Selama 2014-2018 Imam disebut menerima uang Rp14,7 miliar melalui Ulum.

Selain itu, dalam periode 2016-2018, jelas Alex, Imam diduga meminta uang sejumlah Rp 11,8 miliar sehingga total yang diterima mencapai Rp26,5 miliar.

"Uang tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Menpora dan pihak lain yang terkait," ungkapnya.

Imam Nahrawi diduga melanggar pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 12 B atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sebelumnya, KPK juga telah menetapkan lima orang tersangka atas kasus tersebut. Di antaranya, Sekertaris Jenderal KONI Ending Fuad Hamidy, Bendahara Umum KONI Jhonny E Awuy, Deputi IV Kemenpora Mulyana, Pejabat Pembuat komitmen Adhi Purnama, dan Staff Kemenpora Eko Triyanto. (OL-8)

BERITA TERKAIT