18 September 2019, 10:52 WIB

KPK akan Terus Berikhtiar Melawan Korupsi


M Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum

ANTARA/Sigid Kurniawan
 ANTARA/Sigid Kurniawan
Ketua KPK Agus Rahardjo (tengah) didampingi wakil ketua Saut Situmorang dan Laode M Syarif

PIMPINAN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melanjutkan perjuangan memberantas korupsi di sisa masa bakti hingga Desember mendatang.

Setelah DPR bersama Pemerintah mengesahkan revisi kedua Undang-Undang KPK, pimpinan KPK, Agus Rahardjo dan Laode M Syarief, menegaskan pada seluruh pegawai KPK agar tetap menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

"Ikhtiar kita melawan korupsi tidak boleh berhenti. Kami langsung pada kalimat inti ini agar kita paham dan tidak ragu sedikit pun untuk tetap melaksanakan tugas sebagaimana mestinya," kata Agus dalam keterangan tertulis, Rabu (18/9).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, di tengah kondisi yang serba sulit saat ini, KPK tidak boleh patah arang dan berhenti melakukan tugas pemberantasan korupsi.

Baca juga: Laode Tuding Menkumham Bohong Soal Rencana Pertemuan KPK dan DPR

Untuk tetap memaksimalkan pelaksanaan tugas tersebut, pimpinan telah membentuk tim transisi yang menjalankan tugas-tugas prinsip seperti melakukan analisa terhadap materi-materi di revisi UU KPK yang telah disahkan pada Paripurna tersebut.

"Selain melakukan analisa juga dilakukan identifikasi konsekuensi terhadap kelembagaan, SDM dan pelaksanaan tugas KPK baik di penindakan ataupun pencegahan dan unit lain yang terkait, serta merekomendasikan tindak lanjut yang perlu dilakukan secara bertahap pada pimpinan," kata Febri Diansyah.

KPK juga mengucapkan terima kasih pada seluruh masyarakat yang selama berminggu-minggu menunjukkan sikap dan suara yang tegas mengawal pemberantasan korupsi.

"Suara ribuan guru besar dan dosen di sejumlah kampus yang tersebar di Indonesia, suara mahasiswa, pemuka agama, dan tokoh masyarakat serta masyarakat sipil lainnya," ujar Febri.

Jubir KPK itu juga meminta seluruh masyarakat untuk melakukan pengawasan yang ketat bagi KPK ke depannya.

"KPK juga mengajak agar masyarakat lebih kuat melakukan kontrol terhadap kerja KPK ke depan. Karena masyarakat adalah korban dari korupsi yang sesungguhnya," ungkapnya. (OL-2)

BERITA TERKAIT