18 September 2019, 12:45 WIB

BI Didorong Turunkan Suku Bunga ke Level 5,25%


Atalya Puspa | Ekonomi

MI/PANCA SYURKANI
 MI/PANCA SYURKANI
Seorang wanita melintas di dekat logo Bank Indonesia di Gedung C Bank Indonesia (BI), Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

BANK Indonesia didorong menurunkan kembali tingkat suku bunga acuan sebanyak 25 bps ke level 5,25%. Hal itu diungkapkan ekonom dari Universitas Indonesia Febrio Kacaribu.

"Kami memandang BI perlu menurunkan suku bunga kebijakan menjadi 5,25% sebagai langkah mengantisipasi perlambatan ekonomi global dan mendorong pertumbuhan domestik," kata Febrio dalam keterangannya, Rabu (18/9).

Dirinya menilai BI akan tetap perlu membaca pergerakan pasar di masa mendatang. Tren arus modal masuk yang berkelanjutan akan semakin menurunkan suku bunga pasar.

Febrio melanjutkan perbedaan bunga saat ini masih cukup menarik untuk menghasilkan aliran modal masuk.

"Secara keseluruhan, kondisi domestik tetap kuat didukung oleh inflasi yang stabil," katanya.

Baca juga: LPS Catat Terjadi Penurunan Bunga Deposito

Diketahui, tingkat inflasi tahunan meningkat lebih cepat di bulan Agustus menuju angka tertingginya sejak Desember 2017, menjadi 3,49% (yoy) dari 3,32% (yoy) pada bulan sebelumnya namun tetap berada dalam target BI.

Sementara itu, inflasi bulanan tumbuh 0,12% (mtm) pada Agustus, lebih rendah 0,31% (mtm) pada bulan sebelumnya.

Dari sisi eksternal, ketegangan perang dagang AS-Tiongkok yang mulai mereda dan kemungkinan penurunan suku bunga the Fed pada pertemuan FOMC mendatang juga berkontribusi pada masuknya investasi portfolio.

Selain itu, dari sisi kinerja neraca berjalan, Febrio melihat beberapa tanda perbaikan yang membuat CAD dapat lebih mudah untuk dikelola sampai akhir tahun.

Perkembangan ini, kata Febrio, seharusnya membuka ruang bagi BI untuk memberi kelonggaran lebih lanjut pada kebijakan moneter.

"Secara umum, inflasi yang terkendali dan potensi melambatnya perekonomian seharusnya memberikan dorongan yang cukup untuk BI menurunkan suku bunga kebijakan," tutupnya.

Pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Agustus lalu, No.21/63/DKom, Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 5,50%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi sebesar 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,25%. (OL-2)

BERITA TERKAIT