17 September 2019, 13:00 WIB

BEI Raih The Best Islamic Capital Market Award 2019


Atalya Puspa | Ekonomi

ANTARA/Reno Esnir
 ANTARA/Reno Esnir
Bursa Efek Indonesia

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mendapatkan penghargaan internasional Global Islamic Finance Awards (GIFA) 2019 untuk kategori The Best Islamic Capital Market Award 2019.

Dengan demikian, pasar modal syariah Indonesia diakui sebagai pasar modal syariah terbaik di dunia.

Kategori The Best Islamic Capital Market Award merupakan penghargaan tertinggi dalam industri pasar modal syariah global dan menjadi bentuk pengakuan industri keuangan syariah internasional terhadap Pasar Modal Syariah Indonesia

Sebelumnya, BEI telah menerima penghargaan GIFA selama tiga tahun berturut-turut sebagai The Best Supporting Institution for Islamic Finance of the Year 2016, 2017, dan 2018 serta menerima penghargaan sebagai The Best Emerging Islamic Capital Market of the Year 2018.

Sekretaris BEI Yulianto Aji Sandono menuturkan, dengan diterimanya penghargaan The Best Islamic Capital Market Award 2019 itu, menunjukkan industri Pasar Modal Syariah Indonesia telah naik kelas dan bukan lagi termasuk dalam kelompok emerging market.

Baca juga: Proyeksi Defisit Neraca Dagang Mengecil

Komitmen, konsistensi, dan kerja keras BEI selama delapan tahun terakhir dalam mendorong pengembangan Pasar Modal Syariah di Indonesia diwujudkan dalam beberapa pencapaian.

"Pertama, pasar Modal Syariah Indonesia dianggap paling inovatif dan satu-satunya di dunia yang memiliki produk terlengkap yang mengintegrasikan investasi syariah di pasar modal dan filantropi Islam. Pasar Modal Syariah Indonesia memiliki beragam pilihan produk investasi maupun sarana untuk filantropi, berupa wakaf Saham, zakat saham, sedekah saham, dan wakaf sukuk," kata Yulianto dalam keterangan resmi, Selasa (17/9).

Kedua, pasar modal syariah Indonesia dianggap sangat mendukung pengembangan green investment, yang sejak 2018 konsisten menerbitkan green sukuk dan BEI menjadi anggota Suistanable Stock Exchanges (SSE) Initiative.

Ketiga, BEI adalah Bursa Efek pertama di dunia yang mengembangkan sistem transaksi secara daring yang memenuhi prinsip syariah (Shariah Online Trading System - SOTS) yang terintegrasi secara end to end mulai dari layanan pembukaan rekening saham syariah pada Anggota Bursa penyedia SOTS, proses penyelesaian efek sampai dengan fasilitas Rekening Dana Nasabah (RDN) pada Bank Syariah.

Keempat, pasar modal syariah Indonesia merupakan satu-satunya pasar modal di dunia yang mempunyai fatwa khusus tentang transaksi saham syariah di Bursa Efek, yaitu Fatwa DSN MUI No 80 Tentang Penerapan Prinsip Syariah dalam Mekanisme Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas di Pasar Reguler Bursa Efek dan fatwa khusus tentang penyelesaian dan penyimpanan efek yaitu fatwa DSN MUI No. 124 tentang Penerapan Prinsip Syariah dalam Pelaksanaan Layanan Jasa Penyimpanan dan Penyelesaian Transaksi Efek Serta Pengelolaan Infrastruktur Investasi Terpadu.

Kelima, BEI merupakan sebagai salah satu Bursa Efek di dunia yang berhasil mengembangkan konsep edukasi Pasar Modal Syariah terintegrasi dengan melibatkan beragam jaringan komunitas di masyarakat.

Keenam, pasar modal syariah Indonesia menunjukkan kinerja pertumbuhan jumlah investor saham syariah sangat signifikan dan salah satu yang tertinggi di dunia dengan rata-rata kenaikan per tahun sebesar 122%. Sampai dengan Juli 2019, investor saham syariah telah mencapai 5,6% dari total investor saham di Indonesia.

Ketujuh, pasar modal syariah Indonesia memiliki Perusahaan Efek yang mengembangkan sistem perdagangan syariah (Islamic Windows Securities Companies) terbanyak di dunia dengan pertumbuhan yang paling cepat, yang dalam waktu delapan tahun terdapat 15 Anggota Bursa yang mengembangkan sistem perdagangan online syariah.

"Dengan diterimanya penghargaan tertinggi untuk pasar modal syariah The Best Islamic Capital Market Award 2019 ini, BEI bersama dengan stakeholders semakin terpacu untuk terus berkomitmen mengembangkan Pasar Modal Syariah Indonesia," lanjut Yulianto.

Pihaknya berharap, perkembangan Pasar Modal Syariah di Indonesia dapat memberikan dapat yang positif bagi seluruh pelaku di industri pasar modal.

Penghargaan ini diterima Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi yang didampingi oleh Konsul Jendral Republik Indonesia di Cape Town Krishna Adi Poetranto, dalam acara the 9th Global Islamic Finance Awards Ceremony yang diselenggarakan pada Senin (16/9) di Cape Town, Afrika Selatan.

Adapun, acara tersebut diadakan oleh EdBiz Consulting yang berkantor pusat di London, Inggris, GIFA Awards merupakan salah satu penghargaan internasional yang paling independen dan prestisius di industri keuangan syariah dunia. Proses seleksi nominator dilakukan secara transparan oleh pihak ketiga yang profesional dan independen. (OL-2)

BERITA TERKAIT